Anak Petani Kacang di Puncak Tewas!

  • Whatsapp

CARINGIN- SM balita berusia 1,5 tahun, anak petani kacang ditemukan meninggal dunia, Selasa (2/11/2021).

Anak dari petani Kacang asal Kecamatan Caringin itu tewas terseret arus sungai Cinagara, kecamatan Caringin Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya

Danpos Koramil Ciawi, Peltu Edi Rasbani memaparkan, sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Balita tersebut sempat dinyatakan hilang.

“Iya hilang, lalu dicari oleh warga beserta Babinsa juga tim SAR dan damkar. Korban ditemukan meninggal dunia di sungai Cinagara,” katanya kepada Radar Bogor Selasa (2/11/2021).

Sementara itu, Koramil Ciawi Mayor Inf Mulyadi memaparkan, korban hilang sejak Selasa (1/11/2021). Ketika itu orang tua korban, tengah bekerja memanen di kebun kacang panjang.

Korban ditinggal bersama dengan kakaknya yang masih berusia empat tahun. Sekembalinya dari kebun, orang tua tak bisa menemukan korban.

“Orang tua langsung mencari anaknya tersebut, namun tak kunjung ketemu,” paparnya.

Lalu, ada warga yang melihat anak balitanya itu pergi ke rumah neneknya yang berdekatan dnegan sungai cinagara. Korban melintasi jembatan menuju rumah neneknya.

“Tapi, neneknya tidak melihatnya. Lalu dilakukan pencarian menyisir sungai cinagara,” ujarnya.

Saat dilakukan penyisiran, hujan deras dan kondisi sudah malam. Pencarian dilakukan pada Rabu pagi (2/11/2021).

“Tim gabungan menemukan korban satu kilometer dari rumahnya dalam keadaan tidak bernyawa,” tukasnya. (all)

The post Anak Petani Kacang di Puncak Tewas! first appeared on RADAR BOGOR | Berita Bogor Terpercaya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *