Batiqa Hotel Kenalkan Produk Terbaru Sababay Wine

KARAWANG, RAKA – Batiqa Hotel dan Apartemen memperkenalkan wine terbaru dari Sababay Wine. Wine tersebut berasal dari Provinsi Bali. Perbedaan dengan produk tersebut yakni varian rasa dari manis hingga asam.
Selain itu produk tersebut murni berasal dari anggur petani Indonesia. Kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa syukur dapat mengadakan acara selama dua tahun sempat tertunda. “Hari ini kita mengadakan wine testing dari produk wine Bali. Ada kurang lebih dua belas produk yang diberikan. Kita bisa bilang ini bentuk selebrasi kita menjelang pulihnya kita semua dari pandemi selama dua tahun tidak ada event. Wine ini produk lokal jadi rasanya Indonesia banget dan pakai anggur asli dari petani lokal. Rasanya itu manis, light, asam,” ujar Dina Puja Astuti, General Manager Batiqa Hotel dan Apartemen, Selasa (21/6).
Ia melanjutkan, jika produk tersebut telah memperoleh izin dari bea cukai. Hal tersebut dibuktikan dengan surat Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC). Ia pun mengakui bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang melakukan sosialisasi Peraturan daerah Nomer 10 tahun 2021 tentang peredaran minuman beralkohol. Saat ini telah ada Surat Keterangan Minuman Beralkohol. “Dari perizinan pusat bea cukai kami termasuk yang pertama kali memilikinya. Sudah ada NPPBKC yang telah kami kantongi. Kami bersama Disperindag terkait pembatasan dan peredaran minuman beralkohol untuk mengurus izin yang sudah ada,” paparnya.
Fidi Sjamsoedin, Marketing and inovation Director Sababay Wine, mengaku telah bekerjasama dengan petani lokal daerah Bali. Pada tahun 2020 mulai memproduksi vodka. Anggur yang digunakan untuk satu botol wine sebanyak satu kilogram. Jenis vodka menggunakan tujuh kilogram anggur. “Satu wine kira-kira satu kilogram untuk per botol. Kalau vodka bisa tujuh kilogram, karena cara pembuatannya berbeda. Vodka kita menggunakan proses distilasi selama tiga kali baru kita filter dan dicampur dengan air,” ungkapnya.
Proses fermentasi berbeda berdasarkan jenis wine. Jenis velvet series selama dua hingga tiga bulan. Wine premium memperlukan waktu lima hingga enam bulan proses fermentasi. Pada saat fermentasi, glukosa diubah menjadi alkohol. Ia memaparkan, Sababay Wine merupakan wine asli Indonesia yang telah berhasil memasuki Museum Wine di Perancis. “Velvet series biasanya sekitar dua sampai tiga bulan. Premium biasanya lima sampai enam bulan. Kita tidak menggunakan gula apapun, rasa manis itu berasal dari proses fermentasi anggur. Jadi glukosa dari anggur kita ubah jadi alkohol,” pungkasnya. (nad)

Artikel Batiqa Hotel Kenalkan Produk Terbaru Sababay Wine pertama kali tampil pada Radar Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.