Benarkah KTP Bisa Jadi Jaminan, Jika Lupa Bawa SIM dan STNK saat Ditilang?

Polrestabes Bandung
Ilustrasi: Gelaran Operasi Lodaya 2020 Polrestabes Bandung. (Foto: Muh Dikdik/Radar Bandung)

BANDUNG – Lupa bawa STNK dan SIM saat kena tilang polisi apakah boleh ganti dengan menunjukan KTP saja? Setiap kendaraan bermotor yang dikemudikan atau dioperasikan di jalan wajib memenuhi aturan berlaku. Salah satunya, yakni pengendara wajib memiliki dan membawa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Lantas bisakah saat kena tilang lupa tidak bawa SIM dan STNK digantikan dengan dokumen lain, atau Kartu Tanda Penduduk (KTP)? SIM dan STNK wajib dibawa ketika sedang berlalu lintas.

Saat lupa bawa SIM dan STNK, keduanya belum bisa digantikan oleh identitas lain, dilansir dari Indonesiabaik.id.

Pasalnya, dokumen itu menunjukkan identitas dan legalitas sepeda motor atau mobil yang dikemudikan di jalan. Sehingga jika pengendara melanggar aturan lalu lintas, petugas kepolisian akan menyitanya.

Selain itu, aturan membawa SIM dan STNK itu hukumnya wajib ketika sedang berkendara.

Hal ini termaktub dalam Undang-undang No 22 tahun 2019 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), dimana Pasal 106 ayat (5) menyatakan pada saat pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan setiap orang yang mengemudikan ranmor wajib menunjukan,antara lain: STNK atau STCK dan Surat izin mengemudi (SIM).

Sebagai informasi, SIM merupakan bukti bahwa pengendara kendaraan sudah resmi dinyatakan memenuhi sejumlah persyaratan berkendara. Sementara itu, STNK bukti multak atas kepemilikan kendaraan terkait. (ysf/RADAR BANDUNG)

The post Lupa Bawa SIM dan STNK saat Ditilang Polisi, Benarkah KTP Bisa Jadi Jaminan? appeared first on Radar Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.