Depok  

Buka McD, KFC atau SPBU Pertamina Butuh Modal Segini?

McD

DEPOK – Saat ini sistem waralaba atau dikenal dengan franchise dinilai begitu menarik karena dapat memberikan margin keuntungan yang besar. Apalagi dengan perusahaan yang dikenal oleh banyak orang di Indonesia.

McD, KFC, atau SPBU Pertamina merupakan gerai terkenal di Indonesia. Ketiganya menawarkan kerja sama kemitraan atau waralaba kepada seluruh masyarakat. Bisnis ini merupakan prospek bisnis menjanjikan di Indonesia.

Lantas bila ingin bermitra dengan ketiganya, berapa modal yang diperlukan?

1. McDonald’s

McDonald’s mengawali restoran fast foodnya di California pada tahun 1955. McDonald’s sendiri masuk di Indonesia pertama kali pada tahun 1991, yakni di Sarinah, Thamrin. Kini, McDonald’s telah memiliki ribuan restoran lebih dari 100 negara termasuk Indonesia. Produk unggulan dari McDonald’s sendiri adalah Bigmac.

Menurut Market Realist, 93% (35.085 restoran) dari gerai McD di seluruh dunia adalah milik franchise sedangkan sisanya (2770 restoran) dikelola oleh McD pada tahun 2018.

McD menyediakan franchise dan lebih dari 38.000 restoran dengan sumber daya dan dukungan yang mereka butuhkan untuk berkembang dan telah mengembangkan jaringan yang luas.

Di sisi lain, McD menerapkan persyaratan yang begitu ketat bagi orang-orang yang ingin menjadi franchise. Meski menerapkan persyaratan yang sulit, hal ini tidak menyurutkan niat orang-orang untuk menjadi franchise.

McD memberikan jaminan keuntungan yang besar dan stabil. Bisnis restoran dikenal sebagai bisnis yang kejam. Iklim persaingan yang ketat serta kemunculan pemain-pemain baru membuat para pengusaha restoran harus bergerak dinamis agar tetap bisa bertahan.

Lalu berapa modal yang dibutuhkan?

Dilansir dari laman resmi McDonald’s US, umumnya memerlukan biaya sebesar US$ 500.000 atau sekitar dengan Rp 7,4 miliar di mana dana ini bersumber sebagai dana pribadi non-pinjaman. Inilah dana minimal untuk dipertimbangkan sebagai mitra

Pihak McD juga memberikan pilihan, jika memiliki dana tambahan, maka mungkin lebih siap untuk peluang tambahan atau multi-restoran.

Sementara, untuk total investasi yang dibutuhkan untuk memulai waralaba tradisional McD berkisar antara US$ 1.008.000 atau setara dengan Rp 14,96 miliar hingga US$ 2.214.080 atau setara dengan Rp 32,8 miliar. Ini sudah termasukinitial franchise feesebesar US$ 45.000 atau setara dengan Rp 668 juta.

Minimal uang mukanya pun akan bervariasi sesuai nilai investasinya, namun persentasinya adalah 40% untuk restoran baru (new franchise restaurant), dan 25% untuk restoran yang sudah berjalan (existing franchise restaurant).

Sistem untuk franchise yang dibangun juga cukup kompleks. Pertama, akan memperoleh pelatihan kelas dunia yang akan diperoleh saat mendaftar sebagaifranchisee(Owner/Operator).Kedua, McD juga menyediakansupport system berupa dukungan pemasaran dengan pemasaran kelas dunia yang sudah diaplikasikan di seluruh dunia.

Untuk mempertahankan sistem tersebut diminta untuk mengalokasikan paling sedikit 4% darigross salesper tahunnya untuk pemasaran dan promosi.

2. KFC

KFC merupakan makanan cepat saji yang dikenal dalam produk makanan ayam gorengnya. KFC sendiri pertama kali membuka gerainya di Melawai, Jakarta Selatan pada tahun 1979.

Dilansir dari laman resmi KFC Indonesia, kini KFC membuka kerjasama lokasi dalam bentuk yakni sewa penuh dan revenue sharing yaitu pemilik lokasi mendapatkan bagian / persentase dari omzet kotor tiap bulannya.

Syarat ketika ingin membuka franchise harus memiliki Lokasi dapat berupa kavling (tanah), ruko, atau rumah. Persyaratan yang harus dipenuhi yakni ukuran minimal kavling 1.500 m2- 2000 m2dengan lebar muka minimal 30 m, ukuran minimal bangunan ruko atau rumah 300 m2lantai dasar dengan lebar muka minimal 15 m, ditambah areal parkir yang cukup.

Selain itu lokasi juga harus terletak di jalan utama atau jalan raya, diutamakan di hook (perempatan/pertigaan), serta status kepemilikan lokasi adalah milik sendiri, dengan peruntukkan lahan komersial /perdagangan jasa.

Selanjutnya, terkait biaya yang dibutuhkan sayangnya pihak restoran tidak memberikan bocoran atau kisaran harga kemitraan di situs resminya. Namun, berdasarkan informasi yang beredar bahwa pembangunan 1 KFC Box bisa memakan biaya sebesar Rp 1,5 miliar.

Diketahui, KFC menyediakan minimal 2 paket waralaba yaitu waralaba bermodal di atas Rp 10 miliar, serta waralaba bermodal di bawah Rp 10 miliar.

Bagaimana Dengan SPBU Pertamina?

3. SPUB Pertamina

Franchise Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum/SPBU Pertamina juga tak kalah menarik untuk dibahas karena bisnis ini mendatangkan keuntungan yang cukup besar dan produknya dibutuhkan oleh sebagian masyarakat di Indonesia.

Dilansir dari laman resmi Kemitraan Pertamina, untuk SPBU Regular syarat yang harus dipenuhi minimal memiliki lahan berukuran 1.500 m2 dengan lebar depan 30 meter serta menyediakan modal paling tidak Rp 500 juta.

Namun jika mendirikan bisnis franchise SPBU reguler dirasa sangat mahal. Ada juga pilihan yang diberikan oleh Pertamina yakni franchise SPBU mini atau yang dikenal dengan Pertashop.

Pertashop menjual produk-produk BBM Pertamina yang non-subsidi, LPG non-subsidi, dan produk lainnya yang dimiliki oleh Pertamina.

SPBU mini biasanya ada di tempat-tempat terpencil, seperti di pedesaan atau perkampungan yang jauh dari kota. Hal itu karena lahan yang dibutuhkan untuk mendirikannya pun lebih sempit.

Di bawah ini adalah paket bisnis franchise Pertashop yang ditawarkan oleh Pertamina.

Tipe Gold : Modal yang dibutuhkan adalah Rp 250 juta. Semuanya sudah mencakup biaya pengiriman dan biaya pembangunan Pertashop. Sementara itu untuk lahan, harus menyediakannya sendiri. Paling bagus jika lahan itu adalah lahan miliki sendiri.

Produk yang dijual adalah Pertamax sebesar Rp 20 juta dengan rincian:

Biaya beli yang murah mencapai Rp 8.150 per liter. Keuntungan bisa mencapai 850 per liter. Pendapatan per hari bisa mencapai 400 liter per hari. Pengembalian modal maksimal hingga 5 tahun.

Produk yang dijual adalah Pertamax sebesar Rp 70 juta dengan rincian:

Biaya beli yang murah mencapai Rp 8.400 per liter. Keuntungan bisa mencapai 600 per liter. Pendapatan per hari bisa mencapai 1.000 liter per hari. Pengembalian modal maksimal hingga 4 tahun. Bisa menjual Pelumas Pertamina dan Bright Gas.

Tipe Diamond : Modal yang dibutuhkan adalah Rp 500 juta. Semuanya sudah mencakup biaya pembangunan Pertashop dan instalasinya.

Produk yang dijual adalah Pertamax sebesar Rp 70 juta dengan rincian:

Biaya beli yang murah mencapai Rp 8.565 per liter. Keuntungan bisa mencapai 435 per liter. Pendapatan per hari bisa mencapai 3.000 liter per hari. Pengembalian modal maksimal hingga 3 tahun. Bisa menjual Pelumas Pertamina dan Bright Gas.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk membeli waralaba dan menjadi mitra McD, KFC, atau SPBU Pertamina yang sudah terbukti selalu memiliki pelanggan dalam bisnisnya. Tentunya bisnis ini menggiurkan mengingat sepak terjangnya selama puluhan tahun. TIM RISET CNBC INDONESIA (RADARDEPOK.COM )

Editor : Fahmi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.