Bupati Bekasi Apresiasi Kontribusi Muslimat NU

 BEKASIPenjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengapresiasi kontribusi pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang menginisiasi pembangunan Klinik Muslimat, di Kecamatan Muaragembong. Termasuk keikutsertaan mendidik anak-anak dalam rangka memberantas buta aksara di Kabupaten Bekasi.

Hali ini disampaikan Dani saat menghadiri kegiatan Konferensi Cabang VII Muslimat NU Kabupaten Bekasi, yang berlangsung di Yayasan Raudhatul Muhibbin, Cibitung.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bekasi, kami mengapresiasi peran Muslimat NU yang selama ini menjalankan kiprahnya seperti yang digambarkan, turut mencerdaskan anak-anak dan kaum dewasa, untuk meniadakan buta aksara, pengajian dan kegiatan sosial lainnya. Terlebih dalam waktu dekat, ingin membangun klinik,” kata Dani, Minggu (17/7).

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Bekasi ini juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tetap menjaga kebersihan, dan mengelola sampah rumah tangga yang baik. Mengingat Kabupaten Bekasi masih darurat sampah, dan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Burangkeng, sudah hampir penuh. Pemkab Bekasi juga tengah mengadakan lomba Kampung Bersih untuk memberikan motivasi kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bekasi, Vera Susanti mengungkapkan, bahwa keterlibatan dan kiprah Muslimat NU membuktikan terwujudnya visi misi sebagai garda terdepan dalam menangkal radikalisme.

Selain itu, PC Muslimat memiliki program kerja dalam bidang pendidikan, yakni meniadakan buta aksara sebanyak 750 orang di Kabupaten Bekasi, serta dalam bidang kesehatan, yaitu akan membangun klinik muslimat di atas tanah wakaf seluas 700 meter, yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Kami akan terus bersinergi dengan Pemkab Bekasi, kiprah dan keterlibatan sudah tidak diragukan lagi, termasuk menjadi garda terdepan untuk menangkal radikalisme. Dibidang ekonomi dan pendidikan, kami berhasil meniadakan buta aksara sebanyak 750 orang, dan mendapat tanah wakaf di Muaragembong untuk dijadikan klinik muslimat. Semoga ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” harap Vera.

Sekadar diketahui, kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Cibitung, Kepala Desa Wanasari, Kepala Desa Wanajaya, Ketua Umum PW Muslimat NU Jawa Barat, dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bekasi. (and/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.