Cianjur Tunggu Regulasi Vaksinasi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

  • Whatsapp

CIANJUR – Pemerintah Pusat berencana akan melaksanakan vaksinasi untuk anak berusia 6-11 tahun. Saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin untuk vaksin jenis Sinovac terhadap anak di bawah usia 12 tahun.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kepala BPOM, Penny Lukito pada Senin (1/11) kemarin. Menanggapi hal tersebut, Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, saat ini hal tersebut baru pengesahan dari BPOM dan belum tertulis.

Bacaan Lainnya

“Tentunya menunggu dari BPOM dan regulasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang kita sandingan dengan ketersediaan vaksin Sinovac. Jadi untuk pelaksanaannya masih menungu regulasinya,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini masih perlu proses untuk pelaksanaannya seperti pada aplikasi VCare untuk data masyarakat yang divaksinasi. Saat ini, baru terdapat data usia 12 tahun.

“Kalau kita suntik pun tidak akan masuk ke aplikasi VCare, sedangkan VCare yang dikelola oleh BPJS akan merubah sistemnya saat ada regulasi dari pemerintah,” tuturnya.

Untuk dosis, jika rencana tersebut jadi dilakukan, maka dosis tersebut akan sama seperti dosis kepada masyarakat umumnya. Yusman mengungkapkan, tidak ada efek samping dari vaksin terhadap anak di bawah usia 12 tahun.

“Dosisnya sama saja, tidak ada efek samping, karena sudah diuji klinis oleh BPOM,” ungkapnya. (kim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *