Drive Thru Rutan Depok Capai 200 Paket Lebaran

IMG 20220503 WA0014 ZkEhNL

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Masih belum dibukanya perjumpaan tatap muka antar Warga Binaan Pemasyarakatan dengan keluarga, membuat layanan penitipan makanan secara drive thru di Rutan Kelas I Depok menyentuh 200 paket makan sampai lebaran kedua.

Kepala Pengangamanan Rutan (KPR) Rutan Kelas I Depok, Numan Fauzi menerangkan, ini menjadi tahun ketiga layanan drive thru dilakukan, karena belum dibukanya perjumpaan tatap muka.

“Kami mulai layanan ini sejak 2 mei sampai 4 mei nanti, sudah ratusan paket makanan yang masuk, kurang lebih 200 paket,” kata. Fauzi saat dikonfirmasi Radar Depok, selasa (3/5).

Dari pantauan di lapangan, keluarga yang menggunakan motor, mobil, hingga moda transportasi online berdatangan silih berganti.

Petugas memeriksa seluruh isi paket makanan yang masuk. Hal ini untuk mengantisipasi barang yang sejatinya dilarang, salah satunya narkotika dan senjata tajam.

Dibeberkan Fauzi, paket makanan yang diberikan keluarga WBP berupa makanan khas lebaran, mulai dari opor ayam, ketupat, rendang, hingga kue kering. Tak hanya itu ada juga yang memberikan perlengkapan sholat dan Alquran.

“Ada yang mukena, sajadah, baju koko, sampai Alquran, meski di rutan juga sudak ada untuk WBP. Tapi tetap diberikan, itu sangat baik, bentuk dukungan keluarga,” ungkapnya.

Ia memastikan apapun yang menjadi hak WBP akan diberikan sesuai apa yang diberikan keluarga. Begitu juga paket makanan atau paket lebaran bagi WBP.

Perlu diketahui, pelayanan drive thru ini berlangsung dengan dua sesi, pertama pukul 09.00 sampai 12.00 WIB, kedua dari jam 13.00 hingga 15.00 WIB.

“Semoga dengan layanan ini, WBP bisa mengobati kerinduannya kepada sanak keluarga di rumah saat lebaran,” harapnya.

Pelayanan tersebut mendapat pantauan langsung dari Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkumham di lebaran hari pertama, Senin (4/5).  (arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu
Editor : Ricky Juliansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.