Dua Ruangan SDN Panyusuhan 3 Cianjur Ambruk

SDN Panyusuhan 3

CIANJUR – Dua ruangan SDN Panyusuhan 3 di kampung Semper RT 01 RW 08 Desa Panyusuhan, Kecamatan Sukaluyu hingga kini tampak belum ada perbaikan.

Tampak kayu-kayu yang sudah lapuk dan dinding-dinding bercat kusam serta berserakannya genteng-genteng menjadi pemandangan yang tak biasa.

Diketahui atap dua ruangan bekas dewan guru dan ruangan kelas siswa yang sudah tak digunakan ini ambruk diterjang hujan dan angin terus menerus pada, Selasa, (14/06/2022) pagi.

Tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut karena saat ambruk kegiatan belajar mengajar murid dan guru belum dimulai.

BACA JUGA : PMI Cianjur Peduli Fasilitas Kesehatan Sekolah

Saksi mata kejadian Egi (19) mengatakan, beberapa hari sebelum kejadian, beberapa genteng sudah terlihat mulai berjatuhan.

“Memang sedari sabtu sudah terlihat mau ambruk,” katanya.

Egi menambahkan, rumahnya yang bersebelahan dengan bangunan SDN Panyusuhan 3 juga ikut terdampak.

“Kena rumah saya asbes sama genteng-gentengnya,” ujarnya.

Sekdes Panyusuhan, Holid, mengatakan, ambruknya dua ruangan di SDN Panyusuhan 3 ini sudah diprediksi sebelumnya.

“Kami sempat meninjau sebelum pelaksanaan ulangan, dua ruangan tersebut memang sudah lapuk, kami juga mengimbau kepada pihak sekolah agar waspada dan melarang anak bermain di sekitar dua ruangan tersebut,” ujar Holid melalui sambungan telepon.

Penjelasan dari pihak sekolah bahwa dua ruangan tersebut sudah lama tak digunakan dan pihak sekolah sudah.

BACA JUGA : Sekolah Digembok Perusahaan, Aktivis Cianjur Geram

“Kemarin saya melihat juga sekolah dapat bantuan pembangunan satu ruangan kelas,” ujarnya Holid.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Akib Ibrahim membenarkan peristiwa tersebut dan pihaknya sudah memerintahkan kepada Kabid SD untuk meninjau lokasi ambruknya dua ruangan di SDN Panyusuhan 3.

“Iya saya sudah meminta Kabid SD untuk meninjau ke lokasi ambruknya dua ruangan di SDN Panyusuhan 3,” pungkasnya.(byu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.