Dua Tersangka Dugaan Penistaan Agama di Sukabumi Bakal Disidangkan

Sumber: Radar Sukabumi

SUKABUMI — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Sukabumi, menerima berkas perkara CER alias Dika Eka (25) dan istrinya SL (24) yang terjerat kasus dugaan penistaan agama dengan menginjak kitab suci Alquran.

Kasi Intel Kejari Kota Sukabumi Arif Wibawa mengatakan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menelitii berkas (P.16) selama 14 hari. “Apakah dari berkas pemeriksaan kedua pelaku tersebut secara formil materiilnya yaitu 143 KUHAP sudah terpenuhi belum dari unsur pasal yang disangkakan dan fakta perbuatannya,” kata Arif kepada wartawan, Jumat (10/6).

Arif memaparkan, kedua tersangka dugaan penistaan agama disangkakan pasal sama sesuai perannya masing-masing antara yang membuat dan menyebarkan konten injak Alquran.

“Kan itu di-split antara mereka yang membuat dan menyebarkan. Jadi kita masih punya waktu untuk meneliti, kalau itu masih ada kekurangan maka kita kasih petunjuk ke penyidik,” ujarnya.

Ditambahkannya, berkas perkara dugaan penistaan agama itu masuk ke Kejaksaan pada Jumat (3/6) lalu. Artinya masih tersisa tujuh hari untuk jaksa melakukan penelitian berkas perkara.

“Sudah masuk berkasnya (tahap 1) masih kita pelajari. Takutnya ada hal-hal lain, kan ini intinya untuk memperkuat kita di persidangan. Mahkotanya kita itu kan surat dakwaan, jangan sampai batal,” bebernya.

Setelah berkas perkara sesuai secara formil dan materiil, nantinya berkas tersebut akan dinyatakan lengkap atau P21. Kemudian di tahap dua ada penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Untuk meneliti berkas perkara tersebut, kami melibatkan empat orang yang tergabung sebagai Jaksa Penuntut Umum,” imbuhnya.

Seperti diketahui, sepasang suami istri yang terlibat dalam kasus dugaan penistaan agama dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman penjara 6 tahun penjara.

Selain itu tersangka juga dijerat pasal 156A KUHP tentang penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (bam/radar sukabumi)

Kapolres Sukabumi Kota AKBP SY Zainal Abidin saat menunjukan barang bukti. (foto : dok Radar Sukabumi)The post Dua Tersangka Dugaan Penistaan Agama di Sukabumi Bakal Disidangkan appeared first on Radar Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.