Pemprov Jabar

Ekspor Jabar Surplus 60 Miliar, Hingga Oktober 2020

BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat (Jabar) menyebutkan nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Oktober 2020 surplus USD 1,66 miliar, dengan demikian kumulatif Januari Oktober 2020 surplus mencapai USD 14,60 miliar.

Disebutkan nilai ekspor Jawa Barat Oktober 2020 mencapai USD 2,42 miliar atau meningkat 4,40 persen dibanding September 2020. Sedangkan jika dibandingkan Oktober 2019 turun 8,73persen

Ekspor Non Migas Oktober 2020 mencapai USD 2,41 miliar, naik 4,84 persen dibanding September 2020. Sedangkan ekspor Migas turun sebesar 44,10 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Jawa Barat Januari-Oktober 2020 mencapai USD 21,53 miliar atau menurun 14,94 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga ekspor Non Migas mencapai USD 21,36 miliar atau menurun
14,93 persen.

Peningkatan nilai ekspor Non Migas terbesar Oktober 2020 terhadap September 2020 terjadi pada golongan Mesin dan Perlengkapan Elektrik (USD 67,49 juta), diikuti Kendaraan dan Bagiannya (USD 59,98 juta) serta Alas Kaki (USD 14,85 juta).

Menurut sektor, ekspor Non Migas hasil industri pengolahan serta hasil tambang dan lainnya Oktober 2020 turun masing masing 8,24 persen dan 37,30 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019. Sementara ekspor hasil pertanian naik 14,60 persen

Ekspor Non Migas Oktober 2020 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD 427,13 juta, disusul Jepang USD 229,84 juta, dan Tiongkok USD 196,77 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 35,43 persen. (Jo/Humas Pemprov Jabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button