Depok  

Forum Anak Depok Sampaikan Aspirasi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, mengapresiasi forum anak yang telah merumuskan Suara Anak Kota Depok, untuk dibawa ke Forum Anak tingkat Daerah dan Pusat.

Kepala DP3AP2KB Kota Depok, Nessi Annisa Handari mengatakan, ini sangat penting dalam menyerap aspirasi anak-anak dari sudut pandang mereka sebagai seorang anak terkait pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Ini merupakan langkah yang baik, di sini kita bisa melihat jika pengurus Forum Anak Kota Depok sudah bisa menyampaikan aspirasinya ke publik,” kata Nessi, Kamis (23/6).

Dia mengungkapkan, perumusan suara anak ini juga sebagai bentuk perwujudan dari mendengarkan pendapat anak dan memberikan kesempatan anak-anak untuk berpartisipasi. Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Depok juga selalu berupaya untuk memenuhi hak-hak anak dan tidak melalaikan kebutuhan mereka.

“Kami akan mengawal dan terus bersama-sama Perangkat Daerah untuk mewujudkan keinginan anak-anak Kota Depok tersebut,” ucapnya.

Ketua Forum Anak Kota Depok, Buti Adia Darma mengatakan, pihaknya sudah merumuskan sebanyak 24 suara untuk disampaikan saat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli 2022. Suara-suara tersebut berasal dari hasil pengumpulan suara anak yang dilakukan pihaknya sejak awal Juni lalu.

Menurutnya, Forum Anak Kota Depok setiap tahun menjelang HAN, selalu melakukan penyampaian suara anak melalui forum anak dari tingkat daerah hingga pusat. Nantinya suara –suara tersebut disampaikan Forum Anak Nasional ke pemerintah pusat yaitu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA).

“Penyusunan suara akan direpresentasikan kepada pemerintah agar dapat mewujudkan kebijakan yang lebih ramah anak. Selain itu, suara anak Indonesia hadir untuk memperkuat sinergitas forum anak pusat dan daerah,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, suara anak Kota Depok yang sudah disusun akan dikirim ke Provinsi Jawa Barat. Kemudian, disusun kembali oleh pihak provinsi, setelah itu disampaikan ke nasional dan menjadi suara anak Indonesia.

Adi menuturkan, poin-poin tersebut berdasarkan hasil pengumpulan suara anak yang sudah dilakukan sejak awal Juni lalu melalui pengisian formulir. Hasilnya terkumpul sebanyak 79 suara.

“Kami berharap pastinya orang dewasa dapat lebih peduli lagi mengenai hal-hal yang disampaikan dan bersama sama berkolaborasi untuk memenuhi hak dan perlindungan anak di Kota Depok,” tutupnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.