Halte Biskita Trans Pakuan Dipindah ke Alun-alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat Macet

Biskita Trans Pakuan

Biskita Trans Pakuan
Halte Biskita Trans Pakuan yang kini dipindahkan ke Alun-alun Kota Bogor.

BOGOR- Keberadaan Halte Biskita Trans Pakuan di Alun-alun Kota Bogor memicu masalah baru. Pemindahan Halte Biskita Trans Pakuan yang melayani koridor 5 (Stasiun Bogor-Ciparigi) dari Stasiun Bogor ke Alun-alun itu, menyebabkan kemacetan di sepanjang Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Pantauan pukul 12.30 WIB Senin (16/5/2022), kemacetan terjadi sejak Jembatan Merah mengarah Jalan Djuanda, tepatnya di belokan Pos Terpadu.

Kemacetan terjadi akibat banyaknya angkot yang mengetem di lokasi Bus Stop Alun-alun yang menjadi pengganti Halte Stasiun Bogor.

Sementara, sebelum Bus Stop Alun-alun beroperasi, petugas memasang garis berwarna kuning yang menghalangi kendaraan mengetem di lokasi.

“Tiap hari di sini macet. Angkot pada ngetem. Kalau yang di dtasiun malah sekarang lancar,” kata warga Bogor, Andi (35) saat ditemui di lokasi, Senin (16/5/2022).

Andi menyarankan agar ada petugas yang berjaga di sekitar Alun-alun tepatnya di Halte Biskita Trans Pakuan.

Sebelumnya, pengelola Biskita Trans Pakuan Kota Bogor menutup operasional Halte Stasiun Bogor, yang biasa mengangkut penumpang Biskita Transpakuan. Alasannya, pengelola tengah mengevaluasi jalur koridor 5 Stasiun Bogor-Ciparigi.

Penonaktifan ini dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan. Hal itu diungkapkan Manajer Biskita Transpakuan Kota Bogor, Gery Widiana Lutpi.

Ia mengatakan bahwa, penutupan sementara Halte Stasiun Bogor disebabkan karena adanya evaluasi di koridor 5 Stasiun Bogor-Ciparigi.

“Sebetulnya faktor penutupannya itu lebih kearah bahwa kami sedang berupaya untuk melakukan penyesuaian kembali rute koridor 5. Untuk memperbaiki pelayanan kepada pengguna jasa,” katanya kepada awak media, Jumat (6/5/2022).

Menurut dia, sejatinya koridor 5 Biskita Transpakuan Stasiun Bogor-Ciparigi melintasi Jalan MA Salmun.

Namun adanya kajian dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor bahwa, Jembatan MA Salmun tidak bisa dilintasi kendaraan besar lantaran kondisi jembatan yang rusak, akhirnya pengelola memutuskan untuk merubah jalur.

Yakni dialihkan ke Jalan Merdeka menuju Jalan Mayor Oking yang diubah jadi dua jalur. Sedianya Jalan Mayor Oking merupakan jalur satu arah.

Padahal, Biskita Transpakuan dihadirkan untuk membantu Pemkot Bogor mengurai simpul kemacetan di Kota Bogor dan bukan menambah simpul kemacetan.

“Sehingga Halte Stasiun Bogor yang eksisting dinonaktifkan sementara. Sampai ada titik pengganti lain, yang tetap ada di sekitar Stasiun Bogor,” tukasnya. (ded/RADAR BOGOR, )

Reporter : Dede
Editor : Yosep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.