Harga Jual Rajungan di Karawang Turun Drastis

Nelayan Karawang
Nelayan Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, keluhkan harga jual rajungan

CILAMAYA KULON – Nelayan Pasirputih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, keluhkan harga jual rajungan yang mengalami penurunan drastis. Biasanya, rajungan dijual dengan harga Rp120 ribu per kilogram, saat ini hanya Rp25 ribu.

Diduga, salah satu penyebab turunnya harga jual rajungan karena dampak perang Rusia – Ukraina yang berkepanjangan. Hal ini berimbas pada ekspor yang anjlok dan berdampak pada melorotnya harga yang tak terkendali. “Jujur, kondisi nelayan rajungan saat ini sedang merasakan nelangsa karena harga jual rajungan yang menurun drastis, ” ujar Pengurus Serikat Nelayan Masrukhin, Rabu (3/8).

Biasanya, lanjutnya, rajungan terjual seharga Rp100-120 ribu perkilogram, sekarang hanya di kisaran Rp20-25 ribuan. Turunnya harga ini, merupakan dampak perang Rusia-Ukraina dalam memperparah harga rajungan.

Terang saja, Amerika yang biasa menjadi sasaran ekspor 80 persen rajungan Indonesia setelah udang dan tuna, sekarang mereka tidak beli rajungan dari Indonesia, termasuk juga sejumlah negara di Eropa.

“Di Jabar sendiri, Karawang ini tertinggi tangkapan rajungan dan menempatkan Karawang sebagai penghasil rajungan tertinggi di Jabar. Kami harap, pemerintah bisa segera sikapi serius harga rajungan ini agar bisa kembali normal ditingkat nelayan,” harapnya. (pjs)

Artikel Harga Jual Rajungan Turun Drastis pertama kali tampil pada Radar Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.