Indonesia Masa Depan 8

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Elon Musk itu manusia terkaya di muka bumi. Hartanya lebih dari Rp3.800 triliun. Lebih  besar dari  satu tahun APBN Indonesia.  Ketika menerima Presiden Jokowi pertengahan Mei, sewaktu kunjungan ke Amerika, Elon Musk hanya mengenakan kaos oblong.  Diskusi Indonesia Masa Depan Bang HS dengan Rocky Gerung pada bagian ini membahas sial itu.  Berikut kutipannya:

Bang HS:  Waktu Presiden Jokowi ke Amerika, bertemu Elon Musk, setelah itu banyak diskusi dan pembicaraan liar. Terutama soal Elon Musk yang menerima Jokowi hanya mengenakan kaus oblong. Analisis Anda seperti apa?

Rocky: Saya menganggap Elon Musk ini hanya ingin mempermainkan Presiden Jokowi. Karena orang setingkat Elon Musk, dia pasti di-brief dengan tajam tentang reputasi Pak Jokowi di bidang lingkungan hidup dan demokrasi.

Elon Musk membaca indeks demokrasi yang dibuat oleh The Economist, misalnya. Elon Musk pasti baca laporan Greenpeace Indonesia tentang kerusakan lingkungan.

Bang HS: Maksud Anda, menerima Presiden Jokowi dengan hanya mengenakan kaus oblong itu sindiran?

Rocky: (Soal itu) Elon Musk jauh lebih paham tentang Indonesia dari Pak Jokowi. Di depan Pak Jokowi, Elon Musk menganggap “Saya tahu Anda lebih dari Anda tahu saya”.

Kan Pak Jokowi tidak mungkin tahu rahasia Tesla atau proyek SpaceX. Tapi Elon Musk tahu reputasi Pak Jokowi karena (ia memiliki) datanya. Artinya,  rezim itu termasuk Pak Luhut di situ. Pasti diketahui oleh unit intelijen bisnisnya Elon Musk.

Bang HS: Maksud Anda?

Rocky: Dari awal Elon Musk mungkin berpikir “ya sudah, saya terima karena basa-basi ingin bertemu”. Karena itu, dia tunjukkan bahwa dia pakai kaus berlambang bumi yang hijau dan langit yang biru. Lambang itu sebenarnya hinaan kepada Indonesia yang (mungkin dinilai Elon Musk) perusak lingkungan, perusak demokrasi.

Rocky: Elon Musk (mungkin) bilang “ya Pak Jokowi, silakan undang saya atau berfantasi untuk (Tesla) berinvestasi (di Indonesia). Tapi, ya, ojo kesusu ya Pak Jokowi”.

Bang HS: Tapi bukankah Elon Musk (berencana investasi) ke Indonesia?

Rocky: Ya, itu yang diterangkan Pak Jokowi. Tim Elon Musk akan ke Indonesia bulan November, segala macam. Pak Luhut juga bilang begitu. Kita sudah siap-siap. Kalimantan Utara akan jadi lahan pertama. Dipersilakan Elon Musk ke situ.

Bang HS: Kabarnya begitu.

Pada waktu diucapkan itu, mereka tidak tahu bahwa Elon Musk sudah memutuskan untuk masuk (investasi) ke Thailand. Beritanya mengagetkan. Elon Musk ternyata investasi ke Thailand. Lalu, Indonesia dapat apa?

Ya, dapat mobil Tesla juga. Dalam bentuk sudah jadi. Dijual. (Indonesia) Jadi (Indonesia) tempat jualan doang. Bukan tempat perakitan, apalagi riset tentang nikel. Elon Musk tahu lah, siapa yang kuasai nikel di Indonesia. Nama Pak Luhut pasti muncul lagi di situ (isu nikel).

Bang HS: Lalu bagaimana pandangan Anda tentang Pak Luhut?

Rocky: Pak Luhut ini sudah kelelahan,  sebetulnya. Tapi ya, tidak mungkin dia bilang “sudah capek bantuin Pak Jokowi”. Karena kalau Pak Luhut bilang “sudah capek”, Pak Jokowi bilang “siapa yang akan bantuin saya”.

Bang HS: Pembantu presiden kan banyak.

Rocky: Yang lain tidak punya kapasitas itu. Masuk akal kalau Pak Luhut dipanggil terus. Lalu publik merasa “kok Luhut melulu?” Karena cuma Pak Luhut yang mampu.

Rocky: Yang lain kan diuji kecil-kecil saja sudah tidak bisa. Karena itu, Pak Luhut berhak mengatakan “big data tidak bisa dibuka”. Karena big data itu adalah Pak Luhut itu sendiri. Kira-kira begitu. (Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.