Jalur Pantura Didominasi Pengendara Roda Dua

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Memasuki pekan ke tiga bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, arus lalu lintas (lalin) di jalur Pantura, Kabupaten Bekasi, mulai dipadati kendaraan, baik roda dua maupun empat atau lebih.

Kepadatan yang didominasi kendaraan roda dua, kemungkinan besar adalah pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman masing-masing.

Kepadatan arus kendaraan, mulai terlihat sejak Sabtu sore (23/4), dimana sejumlah kendaraan roda dua yang melintas, tampak berboncengan sambil membawa barang cukup banyak.

Seorang warga, Soleh (39) yang hendak mudik ke kampung halamannya di Indramayu mengatakan, dia bersama keluarga memilih mudik lebih awal menggunakan sepeda motor, untuk menghemat waktu dan biaya ongkos mudik, sekaligus menghindari kemacetan.

“Saya dan keluarga dari Bogor mau ke Indramayu. Karena di tempat kerja sudah libur, jadi mudiknya bisa sekarang pakai motor lebih cepat dan hemat biaya,” tuturnya kepada Radar Bekasi, Senin (25/4).

Dari pantauan Radar Bekasi, kepadatan arus kendaraan di perempatan Sentra Grosir Cikarang (SGC), Kecamatan Cikarang Utara, hingga menimbulkan kemacetan lebih dari tiga kilometer, mulai dari ruas Jalan Raya RE Martadinata, hingga ke Jalan Raya Fatahilah.

Menurut Kapospam Operasi Ketupat Jaya 2022 Cikarang Utara, AKP Basuni, kepadatan kendaraan didominasi oleh kendaraan roda dua, dimana masyarakat berburu keperluan Lebaran di pusat perbelanjaan.

“Kalau pemudik belum ada peningkatan, dan kemacetan ini masih terbilang biasa, karena lebih didominasi oleh warga yang akan mencari keperluan berbuka puasa dan keperluan Lebaran,” bebernya.

Meski terjadi kepadatan kendaraan yang melintas hingga menimbulkan kemacetan, pihaknya belum memberlakukan rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut. Guna mengurai kemacetan, tambah Basuni, polisi menertibkan parkir liar di depan pintu masuk SGC, yang dinilai menjadi sumber kemacetan.

“Sudah kami tindak, ada yang masih sebatas himbauan, tapi juga ada yang ditilang hingga penggembosan roda kendaraan,” tegasnya.

Basuni memprediksi, peningkatan pemudik dari luar Kabupaten Bekasi yang menggunakan sepeda motor, akan terjadi pada beberapa hari ke depan.

“Mungkin dua hari kedepan baru mulai ada peningkatan pemudik yang melintas,” ucapnya. (pra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.