Jokowi Resmikan Jalan Tol Cibitung-Cilincing

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua ruas jalan tol di kawasan Jabodetabek, yaitu tol Cibitung-Cilincing Jakarta Outer Ring Road (JORR 2) dan ruas tol Serpong-Balaraja Seksi 1A, JORR 3, di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Selasa (20/9).

Kedua ruas tol lingkar luar tersebut, melengkapi struktur jaringan jalan tol pada kawasan metropolitan Jabodetabek, yang berfungsi untuk mendukung mobilitas kendaraan barang dan jasa ke outlet utama, di Tanjung Priok, serta mengurangi kemacetan.

Menurut Jokowi, kehadiran Tol Cibitung-Cilincing sepanjang 27,2 kilometer ini, bisa mempercepat mobilitas barang dari kawasan industri dan kawasan logistik, yang tersebar di Karawang dan Bekasi, menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Kecepatan inilah yang nanti akan mempermudah mobilitas barang dan jasa, serta memperkuat daya saing produk-produk Indonesia yang akan diekspor,” ucap Jokowi, usai melakukan peresmian.

Turut hadir mendampingi, Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, Mensesneg, Pratikno, Menhub, Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN, Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Pj Gubernur Banten, Al Muktabar dan Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Arif Suhartono.

Jalan Tol Cibitung-Cilincing, memiliki panjang seluruhnya 34,8 km. Seksi 1 (Cibitung–Telaga Asih) sepanjang 3,03 km, sudah beroperasi 2,65 km pada Juli 2021, Seksi 2 dan 3 (Telaga Asih–Tarumajaya) sepanjang 24,5 km, dan Seksi 4 (Tarumajaya–Cilincing) dalam tahap konstruksi 96 persen, ditargetkan selesai Desember 2022.

“Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang kami resmikan ini adalah bagian dari JORR 2, dan diharapkan selesai 100 persen di akhir tahun 2023,” kata Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga meresmikan Jalan Tol Serpong-Balaraja Seksi 1A (Serpong-CBD) sepanjang 4 km. Ruas Jalan Tol Serpong-Balaraja ini menghubungkan JORR 3 dengan CBD, sehingga diharapkan dapat meningkatkan akses konektivitas dan melayani akses kebutuhan logistik kawasan industri yang terkonsentrasi di Tangerang hingga Serang dan Cilegon.

Pelaksanaan Tol Serpong-Balaraja dibagi menjadi dua tahap. Tahap I, yaitu seksi 1A (Serpong-CBD), sudah diresmikan, dan seksi 1B (CBD-Legok) yang ditargetkan operasional pada kuartal II 2023. Adapun untuk pembangunan tahap II, yaitu seksi 2 (Legok-Pasir Barat) dan seksi 3 (Pasir Barat-Balaraja) akan dilanjutkan pada 2023-2025.

“Ruas ini adalah awal dari JORR 3, sehingga nanti ketika JORR 2 dan JORR 3 selesai, dari barat ke timur, dari timur ke barat, tidak usah melalui tengah Jakarta. Dan ini akan mengurangi kemacetan yang ada di DKI Jakarta,” beber Jokowi.

Ditempat yang sama, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menambahkan, peningkatan aksesibilitas serta konektivitas jaringan infrastruktur jalan tol, untuk memberi kelancaran, keselamatan, keamanan, juga kenyamanan perjalanan.

Pembangunan jalan tol ini dikerjakan BUJT PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways, dengan kontraktor PT Waskita Karya dan konsultan supervisi PT Virama Karya SMEC Denka. Total nilai investasinya sekitar Rp 12,91 triliun untuk empat seksi.

“Jalan tol yang merupakan bagian dari Jalan Tol JORR 2 ini, nantinya juga dapat mempersingkat waktu tempuh, khususnya dari wilayah timur Jakarta dari Cibitung menuju utara Jakarta di Tanjung Priok, dari sekitar satu jam lebih lewat Japek dan tol dalam kota, menjadi sekitar setengah jam,” terang Basuki.

Sementara Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono menyampaikan, Tol Cibitung-Cilincing juga akan dilengkapi rest area, yang berfungsi sebagai logistic hub, sehingga tidak hanya akan menciptakan konektivitas yang lebih baik. Namun juga memfasilitasi kegiatan logistik yang terintegrasi di dalam satu kawasan.

“Rest area dan logistic hub yang pada tahapan awal direncanakan seluas 40 hektar ini, akan memiliki peran penting, karena dapat memfasilitasi konsolidasi ekspor dalam rangka mendukung penurunan biaya logistik dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ucap Arif. (pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.