Depok  

Kejari Depok Bentuk Klinik Toleransi

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kejari Depok kini memiliki klinik toleransi yang kelak akan berfungsi sebagai media pelayanan publik di sana, untuk menanamkan nilai-nilai toleransi bagi pelaku pidana dan masyarakat luas, khususnya dalam pembinaan terhadap pelaku tindak pidana dengan perbuatan intoleransi.

Klinik toleransi tersebut diresmikan secara langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep N. Mulyana bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri Depok Mia Banulita belum lama ini.

Kajari Depok Mia Banulit mengatakan, nantinya klinik toleransi ini dijalankan oleh Jaksa yang akan memberikan nasihat dan pedoman nilai-nilai ideologi pancasila serta berpijak pada falsafah bahasa indonesia.

Di klinik toleransi ini medianya nanti adalah Jaksa akan melakukan pembinaan terhadap para tersangka yang melakukan tindak pidana terkait dengan perbuatan intoleransi, nantinya setelah tahap 2, kita akan bawa tersangka ke klinik toleransi,” kata Mia, Selasa (7/6).

Selain itu, lanjut Mia, selain mampu memperkuat sendi kehidupan dan memelihara kerukunan umat beragama, dengan dibuatnya klinik toleransi ini diharapkan dapat mampu menjunjung tinggi toleransi antar sesama.

Kita akan aktif melakukan dan menanamkan nilai toleransi di beberapa sekolah dan organisasi masyarakat, untuk memberikan informasi mengenai pencegahan tindak pidana,” ujarnya.

Sementara itu, Kajati Jawa Barat Asep N. Mulyana mengapresiasi dibangunnya klinik toleransi di Kejari Depok. Kajati Jabar juga berpesan agar klinik toleransi yang diresmikan ini dapat dikembangkan bersama stakeholder lainnya khususnya di Kota Depok dalam memberikan dan menanamkan nilai toleransi di masyarakat.

Tentunya saya beri semangat dan penghormatan bagi teman-teman Kejaksaan Negeri Depok yang melakukan inovasi. Jadi inovasi ini dapat terus dikembangkan, tak hanya mesti perangkat aplikasi tetapi juga dapat berupa tindakan, perbuatan atau langkah-langkah terobosan dalam memberikan penguatan,” tutupnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.