Kembangkuning Dapat Jatah Rehab Irigasi

PURWAKARTA,RAKA – Area pertanian di wilayah Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mendapat jatah peningkatan produktivitas pertanian dari Kementerian Pertanian.

“Tahun ini, dengan dana dekonsentrasi dari Kementerian Pertanian, Dispangtan Purwakarta memfasilitasi program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) di sejumlah titik, salah satunya RJIT sepanjang 187 meter di Blok Petir Lio, Kampung Kembangkuning, Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur,” kata Kabid SDP Dispangtan Kabupaten Purwakarta Erlan Diansyah, Senin (20/6).

Menurutnya, program tersebut tak hanya untuk memperbaiki saluran irigasi di areal persawahan yang rusak. Program RJIT yang digulirkan pemerintah juga bertujuan untuk memaksimalkan dan meningkatkan fungsi irigasi. Sehingga luas areal tanam meningkat dan tentunya produktivitas pertanian di wilayah setempat juga bisa meningkat.

“Dengan rehabilitasi jaringan irigasi tersier di wilayah tersebut diharapkan bisa mengairi areal pesawahan sekitar 20 hektar. Pelaksanaan pembangunan rehabilitasi jaringan irigasi ini dialakukan secara swakelola atau padat karya oleh anggota kelompok tani setempat agar dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat di mana rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan,” imbuhnya.

Ketua Kelompok Tani Petir Lio Endang Suryana mengakui, program RJIT yang digulirkan Kementerian Pertanian sangat dibutuhkan oleh para petani di Blok Petir Lio.

Ketua kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Wargi Saluyu itu juga mengatakan, salah satu manfaat yang dirasakan petani adalah meningkatnya luas layanan irigasi. “Alhamdulillah, pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi ini dikerjakan secara gotong-royong anggota kelompok tani, mudah-mudahan akhir bulan Juni ini pekerjaannya bisa selesai dan manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para petani,” ujarnya. (gan)

Artikel Kembangkuning Dapat Jatah Rehab Irigasi pertama kali tampil pada Radar Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.