Depok  

Kenali Tokoh Masyarakat Rawageni, Jaelani (2): Hobi Trabas, Dekat dengan Walikota Depok

Selain aktif berkegiatan di lingkungannya, tokoh masyarakat asal Kampung Rawageni, Jaelani memiliki sisi lain yang tidak dimiliki semua orang. Misalnya saja, dia gemar menunggangi motor trailnya, memasuki kawasan perbukitan dengan tekstur jalan menanjak dan tidak merata. Aktifitas itu disebutnya dengan istilah trabas.

Laporan : Gerard Soeharly

RADARDEPOK.COM – Jalan menanjak dan tidak merata di kawasan Hambalang, Kabupaten Bogor sudah menjadi akrab dengan tokoh masyarakat asal Rawageni, Jaelani. Dia menggunakan waktu luangnya sesekali untuk menunggangi motor trailnya.

Mengenakan atribut pengaman yang cukup lengkap, Canut-panggilan akrabnya-mulai melewati medan yang penuh rintangan tersebut. Menurut dia, aktifitas itu untuk melatih mental dan skill berkendara. Apalagi, kondisi jalan di perkotaan beda-beda tipis dengan jalur tersebut.

“Ini hobi yang sedang saya jalani untuk melatih mental dan keahlian berkendara supaya siap dalam keadaan apapun yang ditemui di dalam perjalanan,” ungkap Canut kepada Radar Depok, Jumat (17/06).

Bagi Canut, trabasan merupakan salah satu alternatif untuk dia menghadapi kepenatannya dalam berkegiatan di lingkungan. Terlebih, dia seorang pekerja. Sambil berisitirahat, Canut duduk sambil meminum sebotol air mineral yang dibawanya.

Kemudian, nada dering gawainya berbunyi. Rupanya, ada pesan masuk dari Walikota Depok, Mohammad Idris. Dia mengirimikan Canut sebuah video pendek, durasinya tidak sampai satu menit.

Dengan senyum yang ramah, Walikota Depok mengucapkan syukur atas bertambah usia Canut. Dalam video itu, Idris mendoakan agar kinerja Canut dalam lingkungan tetap berlanjut dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.

“Iya saya juga mendapatkan ucapan waktu ulang tahun dari Walikota Depok, Pak Kyai Mohammad Idris,” ujarnya.

Bukan tanpa sebab, kedekatan Canut dengan Walikota Depok itu dipengaruhi oleh prestasi yang kerap dia sumbangkan untuk lingkungan. Bahkan, Canut pernah membawa nama Kota Depok harus di tingkat nasional melalui, lomba kampung Proklim.

Pada beberapa kesempatan, Mohammad Idris juga kerap memenuhi undangannya untuk meresmikan sejumlah pembangunan dan kegiatan keagamaan. Misalnya, beberapa waktu lalu, Idris meresmikan pembangunan Musala Nurul Huda di Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung yang sebagian sumber dananya berasal dari kantong pribadi Canut.

“Pak Walikota Depok berpesan kepada saya supaya dalam membangun lingkungan itu harus ikhlas bukan untuk gagah-gagahan saja,” ucap Canut. (Bersambung)

Jurnalis : Gerard Soeharly

Editor : Ricky Juliansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.