Kota Bekasi Ajukan 400 Kuota P3K ke BKN

Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Kota Bekasi
Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di Kota Bekasi

BEKASI SELATAN – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bekasi, Karto mengatakan, terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang sudah diusulkan ke BKN mencapai 400 untuk tahun 2022 ini.

Pengajuan dilakukan sesuai dengan hasil passing grade. Bagi Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang lulus beberapa seleksi tahun ini telah diajukan ke BKN.

“Yang jelas kita usulkan 400 ke BKN tahun ini. Kita usulkan itu sudah melalui tes. Ada yang masuk dalam passing grade. Nantinya yang masuk passing grade itu diangkat menjadi P3K,” kata Karto sapaan akrabnya kepada RADARBEKASI.ID, saat dihubungi, Rabu (20/7).

Diangkat itu, lanjut dia, kaitannya dengan gaji di anggaran APBD. Karena PP 11 mengamanatkan P3K dibayar melalui APBD tidak melalui APBN.

“Yang memang disitu di dalamnya APBD ada DAU (Dana Alokasi Umum). Karena DAU-nya terpenuhi atau tidak untuk gaji P3K di Pemerintahan Kota Bekasi,” ucapnya.

Namun, jika tidak terpenuhi untuk gaji P3K sambung Karto, maka akan dilihat dari APBD cukup atau tidak. Sebab, kalau seandainya cukupnya hanya 300 atau 400. Akan diangkat sesuai kemampuan APBD dan DAU.

“Kalau 2 tahun lalu kita sudah mengangkat P3K sebanyak 913. Mereka sudah bekerja dan sudah menerima gaji. Dan itu terpenuhi gaji mereka dari APBD,” ujarnya.

Ia juga mengaku, untuk tahun ini apabila keuangan dari APBD dan DAU terpenuhi, maka pihaknya akan mengajukan 2.000 P3K diangkat.

Tetapi, 400 kuota untuk P3K sudah di ajukan ke BKN. Nanti berapanya P3K yang diterima itu dari BKN melihat dari keuangan Pemkot Bekasi.

“Sementara kuota P3K terbanyak masih guru. Selain itu juga Dinkes, Damkar dan kita upayakan semua. Untuk saat ini belum dan masih pembahasan. P3K tahun ini kita tunggu dari BKN berapa dari 400 yang sudah masuk passing grade,” ungkapnya. (pay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.