KPAD Kota Bekasi Bentuk Tim Khusus Telusuri Korban Pelecehan Seks di SMPN 6

 

RADARBEKASI.ID, BEKASI SELATAN – Komisi Perlindungan Anak Daerah Kota Bekasi merespon laporan dugaan pelecehan seks di SMPN 6, Pondokgede.

Komisioner Bidang Hukum pada Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian mengatakan, KPAD bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bekasi sudah melakukan assement terkait anak-anak yang menjadi korban.

“Kita terus melakukan pendampingan pokoknya. Jadi kita masih pendalaman, sejauh apa sih trauma-trauma mereka, karena kami melihat ada trauma-trauma mereka sebagai korban dari si D,” kata Novrian saat ditemui awak media, Selasa (2/8).

Hasil assement yang dilakukan korban, imbuhnya, ada yang mengalami trauma. “Karena itu KPAD dan DP3A fokus kepada pendampingan korban,” imbuhnya.

Traumatis yang dialami korban, kata Novrian bervariasi tingkatannya. Tidak selalu ada persetubuhan.

“Korban lebih banyak kekerasan seksual melalui chat, dari WhatsApp gitu,” jelasnya.

“Jadi kita akan buat tim, menggali lagi sebenernya berapa banyak korban yang ada. Dan yang terpenting, kita ingin anak-anak dapat normal kembali ketika mereka mengalami kekerasan dan mereka recovery dari permasalahan sosial mereka,” tandasnya. (pay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.