Kualitas Infrastruktur Kabupaten Bekasi jadi Daya Tarik Iklim Investasi

Jembatan Sungai Cipamingkis
DIBATASI BAN: Warga membatasi Jembatan Sungai Cipamingkis yang longsor dengan ban, di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Senin (6/6). ARIESANT/RADAR BEKASI

BEKASIDalam rangka menghindari pemborosan anggaran, kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi, diharapkan lebih berkualitas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Cecep Nur. Menurut dia, kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bekasi sangat tidak baik.

“Infrastruktur fisik yang kualitasnya kurang baik, dapat menyebabkan masalah yang lebih buruk, Jadi, jangan heran jika daya tarik iklim investasi yang masuk semakin sedikit,” kata Cecep.

Saat pihaknya meninjau salah satu perbaikan jalan yang sudah berjalan, kualitasnya tidak sesuai spek.

“Kenapa muncul kualitas kurang baik? Sebab, perencanaannya tidak dilakukan dengan baik. Sebab kalau coran lama di tiban dan tidak hancurkan terlebih dahulu, maka bisa cepat rusak kembali. Lalu, jalan akan lebih tinggi dari rumah warga,” terangnya.

Menurut politisi PPP ini, dalam beberapa waktu kedepan, progres realisasi akan dilaksanakan. Meskipun perencanaan sudah terjadi sebelum diselenggarakan, bisa dimaksimalkan anggaran yang ada pada tahun ini untuk perbaikan infrastruktur fisik.

Sebagaimana diketahui, yang menjadi fokus pada kepala daerah kini adalah untuk membangun infrastruktur sebagai penunjang fasilitas masyarakat.

“Kami di DPRD, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan pengawasan pada proses pelaksanaan pembangunan. Hal ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pengawasan keuangan daerah yang tepat sasaran,” imbuhnya. (and/RADARBEKASI.ID, )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.