Lagi, Pungli Nodai Wisata Sukabumi

Pungli-Wisata-Sukabumi

Sumber: radarsukabumi.com

SUKABUMI – Aksi pungutan liar atau pungli kembali menodai sektor pariwisata di Kabupaten Sukabumi. Selama libur lebaran tahun ini, Satgas Gakum Operasi Lodaya 2022 Polres Sukabumi mengamankan delapan orang yang diduga telah melakukan pungli terhadap wisatawan. Praktek tersebut dilakukan di dua titik masuk kawasan wisata Selatan Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah melalui Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP I Putu Asti Hermawan Santosa mengatakan para pelaku pungli beraksi di lahan parkiran wisata Cipunaga Loji, Kampung Cibitung, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan dan kawasan wisata Pantai Karanghawu Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi Sukabumi.

“Betul kami telah melaksanakan penindakan dan penertiban terhadap perbuatan pungli dan mengamankan para pelakunya serta barang buktinya,” ujar I Putu dalam keterangannya, Jumat (6/5).

Menurut I Putu di lokasi tempat parkiran Cipunaga Loji, pihaknya mengamankan tiga orang pelaku masing – masing berinisial HB (34) seorang oknum Ketua Karang Taruna, SB (23) dan C (22) ketiganya merupakan warga Desa Sangrawayang Kecamatan Simpenan.

Lanjut I Putu, sedangkan untuk di parkiran kawasan wisata pantai Karanghawu Cisolok, pihaknya telah mengamankan empat orang pelakunya yaitu DM (42), RY (40), K (52) dan H (30) semuanya merupakan warga Desa Cisolok Kabupaten Sukabumi. “Kami juga mengamankan satu orang yang berperan sebagai koordinator DA (42) yang juga masih warga Desa Cisolok,” paparnya.

Adapun modus di Loji, pelaku memungut uang parkir terhadap pengunjung wisata di lahan areal Cipunaga tanpa izin dari lembaga yang berwenang. Sedangkan yang di Pantai Karanghawu Cisolok pemungutan karcis berdasarkan Peraturan Desa Cisolok tetapi dengan sistem bagi hasil fifty fifty antara pengelola parkir dan desa dengan tarif parkir roda dua sebesar Rp2 ribu dan penitipan sepeda motor sebesar Rp5 ribu.

“Tim satgas Gakum juga telah mengamankan uang hasil pungli sebesar Rp671 ribu dari para pelaku di lokasi Cipunaga Kampung Loji, sedangkan untuk lokasi kawasan wisata pantai Karanghawu telah disita barang bukti dari para pelaku uang sebesar Rp 89 ribu, 5 buah ID Card petugas parkir, dan 2 buah peluit sera 1 rompi parkir,” jelasnya.

Selanjutnya dari pelaku koordinator parkir pantai Karanghawu juga disita barang bukti berupa uang senilai Rp2.180.000, 2 buah rompi parkir baru, 22 set retribusi parkir baru, 8 set retribusi parkir bekas setor, 1 buah buku rekapan setoran, buku kas umum dan beberapa barang bukti lainnya.

“Kepada para pelaku saat ini telah diberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi mengharapkan kepada para wisatawan agar berhati-hati dalam jebatan pungli. Salah satu caranya adalah dengan memperhatikan informasi hotline pungli.

Hal tersebut tidak lepas dari hasil rapat koordinasi antara Polres Sukabumi bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu langkah antisipasi tidak ada pungli di objek wisata Selatan Sukabumi.

“Jadi wisatawan bebas tidak ada pungli yang dapat membebankan pengunjung. Jika ada yang menemukan dapat menghubungi kami dengan menghubungi nomor telepon yang tertera dalam banner itu. Jangan lupa juga agar menjaga sapta pesona kebersihan agar wisatawa Sukabumi lebih maju dan lebih baik lagi,” tegasnya.

Sigit mengaku, bersama dengan Basarnas, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan Balawista Kabupaten Sukabumi, tidak akan lelah memberikan imbauan serta arahan kepada wisatawan yang datang ke Selatan Sukabumi. Hal ini agar wisatawan dapat nyaman, tenang dan terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Selain itu, wisatawan juga dimintau untuk memperhatikan imbauan-imbauan melalui banner yang telah dipasang di sejumlah titik.

“Kami berharap wisatawan atau pengunjung dapat memperhatikan banner informasi yang dipasang serta bendera merah (tanda lokasi rawan kecelakaan laut). Artinya wisatawan dilarang di lokasi itu,” ujar Sigit.

Sigit berharap tidak terjadi kecelakaan laut di sepanjang pantai teluk Palabuhanratu. Maka dari itu, dia sangat berharap wisatawan dapat mematuhi informasi dan imbauan petugas pantai. “Ya, saya berharap Zero Accident (kecelakaan nihil),” imbuhnya memungkas. (ris/e)

The post Lagi, Pungli Nodai Wisata Sukabumi appeared first on radarsukabumi.com.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.