Depok  

Lebih Dekat dengan UMKM Depok, Tectona Grandis (1) : Perempuan Kreatif, Produktif hingga Belajar Tentukan Harga

UMKM Depok

Miliki kecintaan dan minat yang sama, yaitu menjahit. Kaum hawa yang didominasi kaum ibu mewujudkan kreatifitas bersama hingga membentuk Tectona Grandis.

Laporan : Arnet Kelmanutu

Awalnya sekelompok perempuan yang kebanyakan ibu rumah tangga memiliki minat yang sama di bidang menjahit. Sebagian kaum ibu ini juga telah memiliki bekal yang mumpuni.

“Semua berbakat, kreatifitasnya luar biasa, apalagi sebagian juga merupakan peserta pelatihan menjahit craft kelurahan Jatijajar, Tapos Depok TA 2021,” ungkap Pemilik Tectona Grandis, Ning Salfia.

Mereka sering berkumpul untuk membuat berbagai karya fashion dan craft untuk mereka sendiri sebagai tindak lanjut dari pelatihan yang telah diadakan.

Kata Salfia, yaa hitung hitung untuk mengurangi pengeluaran membeli baju, mereka sadar bahwa pakaian adalah kebutuhan primer.

“Ini sangat baik sekali untuk diri sendiri dan keluarga. Perempuan memang seharusnya produktif,” kata Salfia yang juga sebagai Pengajar Fashion dan Craft Kementerian UKM dan Koperasi RI.

Atas dasar ide yang cemerlang, mulailah mereka membuat baju, tas, aksesoris dan lain sebagainya terutama untuk keluarga mereka sendiri. Ternyata karya buatan mereka cukup bagus dan layak untuk dibanggakan.

Kebanggaan tersebut mereka ekspresikan dengan memposting karya karya mereka di medsos. Tanpa di duga ternyata banyak yang berminat membeli karya mereka, bahkan sampai memaksa maksa.

“Awalnya mereka bingung memberikan harga berapa untuk karya mereka. Beruntung di dalam kelompok itu saya bantu memberikan pelatihan kewirausahaan di bidang fashion dan craft,” ungkapnya.

Lalu, mereka belajar menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) dan membuat margin keuntungan yang terdiri dari berbagai strategi pemasaran termasuk strategi reseller dan harga dari ide desain.

Dan, Alhamdulilah akhirnya mereka pun mulai menjual dengan harga layak terjangkau. Lama kelamaan mereka mulai banyak mendapatkan pesanan karena saling posting karya antar mereka masing-masing. (*)

Editor : Junior Williandro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.