May Day, Ratusan Buruh Akan Serbu Balaikota Depok

buruh bLq5vR

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ratusan Buruh se Kota Depok akan menyerbu Balai Kota Depok pada Kamis (12/5). Kedatangan buruh Depok tersebut dalam rangka mengikuti kegiatan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), yang dilaksanakan di Aula Serba Guna Lantai 10, Gedung Dibaleka 2 Balai Kota Depok.

Peringatan May Day sejatinya jatuh setiap tanggal 1 Mei. Namun diundur karena bertepatan dengan libur lebaran 2022,” tutur Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Mohamad Thamrin, Rabu (11/5).

Thamrin mengungkapkan, May Day ini pihaknya juga akan akan meluncurkan program De’linna Kerren atau Depok Lindungi Tenaga Kerja Rentan. Yaitu program kolaborasi antara Disnaker dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Kota Depok untuk melindungi pekerja rentan.

Pada kesempatan aksi May Day ini kami juga akan memplokamirkan sebuah program baru, yang dibuat untuk menjamin nasib buruh di Depok,” ucapnya.

Lewat program tersebut, lanjut Thamrin, pimpinan yang ada di perusahaan, badan usaha atau pemberi kerja diminta untuk berpartisipasi melindungi risiko pekerjaan pekerja rentan. Baik, melalui alokasi anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) atau sumber dana lain, untuk membiayai iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.

Program ini sudah kami sosialisasikan sejak Desember tahun kemarin, tapi besok baru kita launching. Saat ini sudah ada 300 pekerja rentan yang menjadi semacam anak asuh dari perusahaan-perusahaan tersebut,” bebernya.

Dia mejelaskan, setelah peringatan May Day di Balai Kota Depok, beberapa buruh akan lanjut melakukan aksi ke Jakarta dengan pengawalan dari Polres Metro Depok agar tidak disusupi provokator atau oknum yang tidak bertanggung jawab. Rencananya para pekerja akan menyampaikan aspirasinya dengan berorasi di Bundaran Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Informasi yang kami terima, masa aksi peringatan May Day juga akan bertolak ke Jakarta untuk melakukan aksi yang sama,” terangnya.

Thamrin pun berpesan, jika ada buruh atau pekerja yang melakukan aksi di luar Kota Depok, agar menyampaikan aspirasinya dengan baik. Aspirasi yang disampaikan juga harus berimbang, baik untuk pekerja ataupun untuk kenyamanan para pengusaha yang akan berinvestasi di Kota Depok.

Semoga dalam menyampaikan aspirasi tidak ada yang membuat kericuhan dan kegaduhan. Aspirasi disampaikan dengan cara dan etika yang baik,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.