Depok  

Mengenal PRMI Regional Depok (2) : 2 Tahun Vakum, Bangkit Lagi dengan Semangat Baru

Sudah lama terbentuk dan di resmikan, Peña Real Madrid de Indonesia PRMI regional Depok tidak berjalan semulus itu pastinya masalah yang harus mereka ia lalui bersama-sama dan harus mereka selsaikan bersama-sama juga.

Laporan : Andika Eka Maulana

RADARDEPOK.COM, Pada awalnya membuat komunitas terasa mudah karena kita bertemu dengan orang-orang yang memiliki ide, minat, atau hobi yang sama. Berangkat dari keseragaman itulah maka sebuah komunitas memiliki visi, misi, tujuan, dan kegiatan untuk dicapai bersama.

Semangat kebersamaan di awal masuk komunitas memang sangat solid, namun seiring berjalannya waktu, semangat itu akan surut karena berbagai hal, sebab tak semua hal yang kita inginkan itu selalu berjalan mulus, oleh sebab itu di dalam komunitas dibutuhkan yang namanya komitmen.

PRMI pernah mengalami Vakum kurang lebih selama dua tahun dari 2018 sampai 2020 dikarenkan sudah masing-masing mempunyai kesibukan dan semua kegiatan yang sebelumnya sering di adakan mulai tidak ada.

“Kita pernah Vakum selama dua tahun, ya pasti karna sudah mempunyai kesibukan masing-masing,” ujar Ketua PRMI Regional Depok, Yogi.

Yogi menceritakan, saat vakum itu hanya tersisa hanya Yogi Eko Prasetyo dibantu dengan Indra Kurniawan, dan Jayock dengan hanya tersisa itu saja, beberpa orang ini bertekat dan mempunyai kemauan untuk membangun lagi PRMI regional Depok ini.

“Dengan meminta ijin dan bantuan dari founder dan dewan penasihat,akhirnya kita ber 3 memulai untuk membangun lagi komunitas ini setelah beberapa tahun mati suri, dengan formasi yogi Eko Prasetyo sebagai ketua dan Indra Kurniawan sebagai divisi membership dan Jayock Ridwan menjadi sekjen untuk mencari regenerasi untuk komunitas, minimal orangnya paham dengan organisasi,” ucapnya.

Yogi mengatakan setelah membangkitkan PRMI regional Depok dengan meminta bantun dari founder dan dewan penasihat, akhirnya bisa kita bangkitkn lagi dengan menggelar event pertama kita setelah vakum yaitu menggelar futsal bareng Milanisti Depok. “Event pertama itu 13 september 2020,” ungkapnya.

Dengan melihat antusias pada event pertama itu cukup banyak Madridista yang kangen dengan event-event seperti ini.

“Dan dikarenakan event nomad itu belum diperbolehkan di Kota Depok karena corona, akhirnya pengurus sepakat untuk diseringkannya futsal,” tuturnya.

Yogi mengatakan karena nomad di Depok belum bisa, PRMI regional Depok selalu Away ke Jakarta atau Bogor.

Seiringnya berjalanya waktu sampai sekarang ini, Yogi bersyukur dengan sudah seringnya event-event bisa berjalan semua seperti nomad dalam masa yng besar dan bisa menampung semua anggota PRMI regional Depok.

“Alhamdulilah, setelah pandemi berakhir kita bisa jalnkan kegiatan-kegiatan kita untuk membangun kekompakan anggota,” tutupnya. (*)

Editor : Junior Williandro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.