Mengintip Kegiatan Female Plus di Depok (1) : Peduli HIV/AIDS, Gencarkan Sosialisasi

female 6Fj1GI

Mungkin nama Female Plus belum terlalu bersahabat ditelinga masyarakat Kota Depok. Pasalnya, perkumpulan yang fokus pada isu HIV/AIDS ini masih terbilang baru di Kota Depok.

Laporan : Gerard Soeharly

RADARDEPOK.COM, Sejumlah orang melangkahkan kakinya masuk ke dalam salah satu saung atau pendopo yang terdapat di Resto Pondok Ikan Gurame, Jalan KSU Raya, Kelurahan Tirtajya, Kecamatan Sukmajaya.

Mereka datang untuk memenuhi undangan dari Perkumpulan Feminim Mandiri Lestari (Female) Plus terkait programnya di Kota Depok yakni CSSHR-Global Fund. Dua program itu menggalakan permasalahan HIV/AIDS yang tak kunjung tuntas bahkan, pada tingkat dunia.

Rencana strategis atau Renstra Perkumpulan Female Plus Tahun 2022-2026 menjelaskan bagaimana Female Plus akan melangkah maju di dalam respon penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia, khususnya di Jawa Barat,” kata Widya Risnawati selaku Advocacy Officer Kota Depok pada program CSSHR – Global Fund.

Dalam kesempatan emas itu, hadir juga perwakilan dari Radar Depok, ormas, Indonesia AIDS Coalition (IAC) dan Jaringan Indonesia Positif (JIP). Mereka duduk guyub menyampaikan temuan dilapangan. Ternyata, masih ada segelintir golongan yang mendiskriminasikan Orang/Perempuan Dengan HIV/AIDS (ODHA/PDHA). Sebab itu, mereka semua berkomitmen untuk mendukung gerakan maupun program yang kini tengah digadang-gadang oleh Female Plus.

Mengulas balik, cerita Widya, Perkumpulan Female Plus terbentuk oleh lima perempuan yang hidup dengan HIV. Mereka bermaksud untuk menjawab kebutuhan spesifik yang dimiliki oleh perempuan dengan HIV dan yang terdampak untuk mendapatkan dukungan psiko-sosial dari sebayanya melalui pertemuan kelompok dukungan yang diadakan secara rutin.

Di tahun 2016, Female Plus memutuskan untuk mendaftarkan kelompoknya sebagai organisasi dengan bentuk Perkumpulan. Di tahun 2020, Female Plus mendaftarkan organisasinya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan nama Perkumpulan Feminim Mandiri Lestari (Female) Plus,” ungkap Widya.

Saat ini, Female Plus merupakan sebuah organisasi yang menyediakan dukungan sebaya bagi orang dengan HIV di Jawa Barat dengan memberikan pendampingan dan dukungan untuk inisiasi pengobatan Antiretroviral (ARV), kepatuhan ARV, pelacakan lost-to-follow-up (LTFU) dan inisiasi notifikasi pasangan orang dengan HIV. (*)

Editor : Junior Williandro

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.