Depok  

Mulai Kumuh, Taman Sehat Tematik Depok Memprihatinkan

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Taman Sehat Tematik yang berada di sisi barat bawah Fly Over Jalan Arif Rahman Hakim, saat ini kondisinya memprihatinkan. Banyaknya sampah dan mulai banyak yang berjualan di area tersebut.

“Sampai saat ini, pasca peresmian oleh Bapak Walikota Depok kondisi lingkungan di sekitar Taman Sehat Tematik masih memprihatinkan,” ujar Sekretaris Komunitas Kampoeng Kita Depok (K3D), Didit Wahyu  Nurdiansyah.

Didit mengaku, penyebab utamanya adalah masih banyak pedagang liar yang menggelar barang dagangannya disana. “Beberapa waktu lalu memang pernah ada personel Satpol PP dan kendaraannya yang standby persis di depan replika Rumah Betawi. Tetapi justru pedagang malah tambah banyak,” ucapnya.

Lanjutnya, para pedagang dinilai memproduksi sampah dan limbah dagangannya, termasuk botol-botol minuman yang dibuang sembarangan di pot tanaman.

“Kegiatan penertiban tidak dilakukan sepenuh hati oleh aparat terkait,” tuturnya.

K3D hanya selaku operator yang tidak memiliki tupoksi penindakan. Makanya, K3D hanya bisa mengimbau saja. “Sepanjang tahun ini, sepengetahuan saya baru dua kali penertiban dilakukan. Itu pun sifatnya lebih ke pemindahan pedagang, bukan penegakan hukum yang memberikan efek jera,” ucapnya.

Didit berharap, agar aparatur penegak perda, dapat lebih menegakkan wibawanya dengan melakukan penindakan terhadap para pelanggar perda. Kawasan Taman Sehat Tematik bisa dijadikan kawasan percontohan ketertiban umum dan kolaborasi positif antar para stakeholder dalam pengelolaannya.

“Terutama antara warga masyarakat, pemerintah dan kalangan swasta. Jadi, untuk biaya pemeliharaan dan perawatan tidak membebani anggaran pemerintah,” tutupnya.

Sebelum saat peresmian Taman Tematik, Walikota Depok, Mohammad Idrit menyampaikan, ada beragam fasilitas di taman tersebut. Antara lain, lapangan futsal, lapangan basket 3 on 3, gym outdoor, taman lalu lintas dan taman selfie.

“Bukan cuma itu ya, taman ini juga dilengkapi cafetaria, musala, toilet dan lapangan parkir,” katanya.

Idris menerangkan, dibukanya taman tematik ini sebagai kepedulian pemerintah pada masyarakat untuk memberdayakan warga setempat, serta meningkatkan pelayanan.

Tentunya, dengan adanya taman ini anak muda mempunyai tempat bermain dan warga juga dapat berkreasi serta berekreasi. “Pemerintah sangat peduli kepada masyarakat untuk berinteraksi dan menciptakan kreasi yang bermanfaat serta positif,” tambah Idris.

Taman ini akan diorientasikan pada usia produktif dari usia anak sampai lansia. Nantinya, pengelolaan akan dirapatkan dan dikoordinasikan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok dengan komunitas-komunitas yang ada agar bersih dan terawat dan terjaga.

Tujuan pemerintah bukan hanya pada menyasar kepentingan masyarakat. Bahkan lebih jauh dari itu, seperti para pedagang maupun toko yang berada di sekitar lokasi taman.

“Dengan begitu pemilik usaha di sekitar lokasi dapat terbantu peningkatan ekonominya,” tegas Idris. (rd/ana)

Jurnalis : Andika Eka

Editor : Junior Williandro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.