Ngobras Bareng Disdukcapil Cianjur 1, Ketat Data Jelang Pemilu

RADARCIANJUR.COM – PERAN Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur terbilang besar dalam suksesi turut Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Cukup vital memang. Pasalnya, data pemilih turut berkaitan dengan jumlah pemilih yang masih aktif.

Bergerak dengan cepat. Disdukcapil Cianjur tidak hanya mencatat masyarakat yang masih hidup. Tapi turut mencatat masyarakat yang sudah tiada atau meninggal dunia. Hal tersebut guna mengantisipasi terjadinya pemanggilan masyarakat yang sudah meninggal dunia ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kang Haji: Seperti apa target kinerja dalam memberikan pelayanan selama ini?

Munajat: Kami memiliki target nasional yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil. Contoh, misalkan kami dibebankan untuk pencetakan akta kelahiran harus sudah sampai 95 persen. Kalau lebih itu lebih bagus, kalau kurang, ini jadi catatan kinerja. Selanjutnya, pencetakan Kartu Identitas Anak harus 30 persen ke atas, seluruh bayi dan seluruh anak, 0-17 tahun kurang sehari harus sudah memiliki Kartu Identitas Anak. Kami baru 28 persen, mudah-mudahan akhir tahun bisa tercapai. Selanjutnya, harus memiliki buku pemakaman. Karena ini berkaitan dengan Pileg dan Pilpres. Dalam DPT surat KPU ada surat  undangan ke TPS. Orang yang meninggal masih diundang, seperti pemilu sebelumnya yang pernah kejadian. Sehingga mereka yang sudah meninggal, melalui ahli waris atau keluarga datang ke kami untuk dicatatkan sehingga muncul akta kematian dan ini terupdate. Ini perbaikan-perbaikan yang kami lakukan.

Kang Haji: Seperti apa sih program inovasi yang dimunculkan?

Munajat: Program inovasi yang kami munculkan yakni Punten Kumawantun akronim dari Program untuk Teman-Teman Kado Bagi Masyarakat Wajib KTP 17 tahun. Ini kami lakukan juga datang ke sekolah-sekolah atas permintaan pihak sekolah untuk merekam langsung di sekolah.

Kang Haji: Mungkin ada yang akan disampaikan kembali?

Munajat: Ada satu hal yang ingin kami sampaikan, pertama, kami mengajak kepada masyarakat Cianjur untuk mengembangkan kesadaran tentang pentingnya administrasi kependudukan. Biasanya orang menganggap sepele terhadap administrasi kependudukan. Tapi saat berbenturan dengan pihak lain, baru mereka datang. Kedua, saya ingin mengajak masyarakat Cianjur hindari pungli dan calo. Karena layanan yang kami sediakan, kami buka setiap hari dan satu hari jadi. Semedi. Sehari Mesti Jadi. Sehingga dipastikan setelah berkas-berkas masuk, dua atau tiga jam sudah selesai. (kim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.