Depok  

Obituari Jhoni Y. Kelmanutu (1) : Paspor Putri Tak Kunjung Jadi, Ajak Tiga Cucu Lepas Ikan

Depok kembali berduka. Wartawan senior Jhoni Y. Kelmanutu yang telah malang melintang dalam dunia pers dikonfirmasi meninggal dunia di RS Tri Mitra Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (31/7) sekitar 00:30 WIB.

Laporan : Gerard Soeharly

RADARDEPOK.COM, Bendera kuning bertuliskan Jhoni Y. Kelmanutu berkibar di sepanjang jalan, Kampung Cikaret, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Tak jauh darisitu, berdiri tegak bangunan rumah kecil dengan desain nan mewah. Rumah itu didirikan almarhum sejak Tahun 2017 silam.

Senin (1/8) pagi, keluarga memutuskan untuk membawa tubuh Jhoni yang sudah tidak bernyawa lagi ke kediamannya kembali sebelum melakukan ibadah di Gereja Katolik Santo Markus, Depok Timur yang dilanjutkan pemakakan di TPU Kalimulya 1.  Hal itu dilakukan untuk memberikan penghormatan terakhir untuk tokoh pers Kota Depok tersebut.

Didepan rumah itu, berdiri jajaran karangan bunga dari orang penting di Kota Depok mulai dari Walikota Depok Mohammad Idris, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Depok Fahrul Novry Azman, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Yety Wulandari, sejumlah tokoh pers dan teramat banyak untuk disebutkan satu per satu.

Hal itu sudah cukup membuktikan jika Jhoni merupakan salah satu orang penting di Kota Depok. Terlebih, dia dikenal sebagai sosok yang teramat baik bagi setiap orang yang mengenalnya.

Isak tangis pecah, rasa kehilangan dan masih tidak percaya ada dalam setiap benak sanak saudara, tetangga serta kerabat yang berkumpul pada rumah tersebut.

Dalam tangis sendunya, Istri Jhoni Y. Kelmanutu, Nau Agustina kembali mengenang satu per satu memori kenangan indah yang masih melekat erat di hati dan kepalanya. Bagi Nau, sosok tercinta itu pergi begitu cepat. Dia tidak meninggalkan tanda-tanda sebelum pergi untuk selamanya, menghadap sang kuasa.

Putra kandung Jhoni yang kini menjabat Asisten Redaktur di Harian Radar Depok (Jawa Pos Group), Arnet Kelmanutu mengungkapkan, sebelum pergi untuk selamanya dia bersama sang ayah sempat menghabiskan malam bersama di salah satu kediaman saudaranya di kawasan Grand Depok City (GDC), Sabtu (30/7).

Momentum berharga itu tak pernah disadarinya sebagai perpisahan dengan Sang Ayah yang kini telah tenang dialam yang berbeda. Hanya saja, Jhoni sempat meminta ketiga cucu kandungnya untuk berkumpul dikediamannya di RT 4/6, Kampung Cikaret, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Sebelum pergi, kita sempat kumpul dirumah saudara di GDC. Papa minta semua cucunya kumpul dirumahnya untuk menginap soalnya besok mau lepas ikan bareng-bareng sebelum pergi ke Gereja,” ungkap Arnet.

Ternyata, almarhum baru saja selesai mengerjakan kolam ikan. Rencananya, dia akan melepas ikan pada kolam tersebut bersama ketiga cucu tercintanya. Namun Tuhan berkata lain, dia harus pergi untuk selamanya sebelum melepas ikan bersama ketiga cucunya tersebut.

Belakangan ini, Jhoni diketahui sedang mengurus perpanjangan paspor putri semata wayangnya, Devanya Kelmanutu yang akan melangsungkan pertandingan bergengsi di Singapura. Dia dijadwalkan berangkat pada Minggu (31/7). Seakan sebagai pertanda, Deva sudah mendapatkan jawaban atas keberangkatannya yang tertunda. Ya, Jhoni Y. Kelmanutu telah pergi dan tidak akan pernah kembali lagi untuk selamanya. (Bersambung)

Editor : Junior Williandro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.