Pasien RSUD Syamsudin Kota Sukabumi Meningkat 40 Persen, Pasca Pandemi

Sumber: Radar Sukabumi

SUKABUMI – Pasca pandemi Covid-19, jumlah pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syamsudin SH Kota Sukabumi, mengalami peningkatan, Rabu (3/8). Plt Direktur Utama RSUD SH Syamsudin, Yanyan Rusyandi mengatakan, ada beberapa faktor yang mendasari meningkatnya jumlah pasien di IGD hingga membludak.

“Ya terkait jumlah kunjungan IGD yang meningkat, itu beberapa hal yang menjadi penyebab. Ruangan rawat inapnya penuh maka otomatis di situ ada keterlambatan sehingga sempat terjadi penumpukan,” kata Yanyan kepada Radar Sukabumi.

Tak hanya itu, lanjut Yanyan, persyaratan tes Covid-19 juga menjadi salah satu faktor utama menumpuknya pasien di IGD. Seperti diketahui, pasien yang masuk ke rawat inap harus menjalani screening terlebih dahulu. “Penumpukan terjadi karena pemeriksaan yang mengharuskan screening, jadi harus tes antigen dulu baru bisa masuk ke rawat inap,” bebernya.

Yanyan menjelaskan, jika dipersentasikan jumlah pasien di IGD terjadi kenaikan mencapai 40 persen jika dibandingkan sebelum periode Covid-19.

Saat masa pandemi, jumlah pasien hanya 60 orang per hari namun, saat ini meningkat hingga 150 orang per hari. “Kenaikan pasien, biasanya satu shift itu selama pandemi rata-rata 20 pasien per shift, berarti kan 60 pasien per hari. Nah sekarang setelah pandemi terjadi rebound sehingga jumlah 50-60 orang per shift. Jadi 150 pasien per hari peningkatannya,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi menambahkan, Pemkot Sukabumi akan melakukan analisa terlebih dahulu untuk memutuskan solusi dari kondisi tersebut.

“Ini kan fluktuatif, ada waktu tertentu di mana memang angka kesakitan masyarakat meningkat. Kita juga perlu analisa itu, bukan berarti kita harus memperluas atau memperlebar tempat IGD. Jadi kita analisa dulu,” pungkasnya. (bam)

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat mengunjungi ruangan baru di RSUD SH Syamsudin SHThe post Pasien RSUD Syamsudin Kota Sukabumi Meningkat 40 Persen, Pasca Pandemi appeared first on Radar Sukabumi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.