Pejabat Disdikpora Cianjur dan Kepala Sekolah SMP Plesiran Terancam Sanksi

Bupati Cianjur H. Herman Suherman
Bupati Cianjur H. Herman Suherman

RADAR JABAR – Bupati Cianjur H. Herman Suherman menyayangkan adanya kegiatan plesiran dengan alasan workshop dan evaluasi kurikulum merdeka belajar yang dilakukan sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur dan beberapa kepala sekolah SMP.

Diketahui tujuan plesiran yakni ke Bromo, Jawa Timur selama 4 hari terhitung dari tanggal 5 sampai 8 Agustus 2022.

Disdikpora Cianjur pun menyatakan plesiran itu merupakan kegiatan ilegal tanpa persetujuan darinya.

Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, kegiatan plesiran ilegal mengatasnamakan workshop dan evaluasi kurikulum merdeka belajar itu sedang ditangani intansi terkait.

“Itu sedang ditangani oleh Disdikpora Cianjur,” katanya kepada wartawan di kantor Pengadilan Agama, Sabtu (06/08/2022).

Herman menegaskan, sejumlah pejabat Disdikpora dan kepala sekolah SMP terancam mendapatkan sanksi.

“Untuk sanksi nanti kita lihat sesuai peraturan dan perundang-undangan,” ujarnya.

Mengenai identitas pejabat Disdikpora Cianjur yang mengajak para kepala SMP ia tak mengetahuinya.

“Untuk identitas pejabat itu saya kurang faham,” paparnya.

Sebelumnya Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Akib Ibrahim mengatakan, ia tidak mengetahui kegiatan plesiran sejumlah pejabat Disdikpora beserta puluhan kepala sekolah SMP.

“Untuk plesiran ke Jawa timur saya tidak mengetahuinya dan tanpa seijin saya,” pungkasnya. (byu/RADARCIANJUR.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.