Pemerintah perlu Dorong Peningkatan Hasil Bumi dan Laut

Camat Muaragembong
Camat Muaragembong, Lukman HR.

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Pengelolaan hasil bumi dan laut di Kecamatan Muaragembong, butuh perhatian dari pemerintah untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Menurut Camat Muaragembong, Lukman HR, hasil laut di wilayah Muaragembong masih cukup luar biasa, salah satunya ikan bandeng, cumi, ikan karo, udang.

Bacaan Lainnya

Kemudian ada juga jenis makanan yang bisa diolah dari bahan dasar pohon mangrove menjadi dodol, keripik, dan sirup.

“Memang untuk saat ini sudah berjalan, baik hasil laut ataupun olahan dari pohon mangrove,” ujar Lukman kepada Radar Bekasi, Rabu (4/5).

Kata dia, setidaknya dari 40 ribuan warga Muaragembong yang tercatat dalam administrasi kependudukan Kabupaten Bekasi, ada tiga ribuan warga sebagai nelayan yang mencari nafkah dari laut dan hasil tambak.

“Ikan dari hasil nelayan dijual secara mandiri kepada pengepul, atau diborong pengusaha. Untuk memenuhi kebutuhan sehar-hari, hasil penjualan tangkapan ikan sudah cukup. Akan tetapi, jika dikelola secara profesional, dapat menghasilkan perputaran rupiah lebih banyak lagi,” terang Lukman.

Diceritakan Lukman, di Kampung Beting, Desa Pantai Bahagia, untuk transaksi hasil laut atau ikan, sempat menggunakan mata uang dolar. Bahkan ada juga yang namanya ikan kuro, hingga saat ini diekspor ke Singapura.

“Inilah yang lebih dikenal ‘Nenek kita seorang pelaut’. Sehingga bisa menjadi penyemangat para nelayan di Muaragembong untuk membangkit perekonomian dari hasil laut,” harap Lukman. (and)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.