Depok  

Pemkot Depok Kumpulkan 2.206 Bendera Merah Putih

Pemkot Depok Kumpulkan 2.206 Bendera Merah Putih

DEPOK – Meneruskan arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Pemerintah Kota Depok meluncurkan pengumpulan dan pembagian bendera kepada masyarakat melalui pengurus RW di setiap kelurahan.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pihaknya berhasil mengumpulkan 2.206 bendera merah putih sejak awal peluncuran. Nantinya, ribuan bendera tersebut akan dibagikan kepada masyarakat.

“Launcing pada hari ini yang diawali oleh kepedulian dan atensi serta inisiasisi dari teman-teman semua para ASN di Kota Depok yang hari ini saja sudah terkumpul 2.206 bendera untuk dibagikan kepada masyarakat,” kata dia, Jumat (5/8).

Idris menyebutkan, penyerahan bendera itu dilakukan secara simbolis kepada RW17, Kelurahan Tugu. Alasannya, sesuai dengan tanggal kemerdekaan bangsa Indonesia.

Menurut dia, Kemendagri menargetkan pemgumpulan 10 juta bendara merah putih yang merupakan urunan dari setiap daerah. Sementara, Kota Depok menargetkan 5 hingga 10 ribu bendera yang terkumpul dan akan dibagikan ke masyarakat.

“Kalau seluruh Indonesia kan 10 juta, nah itu tidak ada target dari menteri ke setiap daerah. Nah, kita mudah-mudahan 5-10 ribuan dapetlah, belum lagi perusahaan-perusahaan yang sudah saya gerakan untuk mereka juga menyumbang bendera ke masyarakat,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Idris juga melepas balon udara. Rencananya, balon itu akan terbang hingga 31 Agustus mendatang sebagai bukti Kota Depok terdepan dalam menyemarakan peringatan hari kemerdekaan Indonesia.

“Secara simbolik nyebar balon, kenapa gak dilepas karena dalam undang-undang peraturan lingkungan hidup tidak boleh melepas balon gas di udara. Makanya, saya biarkan seperti ini nanti kita lihat kekuatannya sampai berapa lama ini balon nanti akan diganti panitia sampai akhir Agustus,” paparnya.

Semakin dalam, beber dia, pihaknya akan mengadakan lomba bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas dalam lingkup Pemkot Depok. Adapun lomba tersebut merupakan permainan tradisional seperti bakiak, ketapel, galasin, congkak dan lain sebagainya.

“Nanti akan diadakan lomba untuk Korpri, lombanya itu permainan tradisional,” tutup Idris. (ger/RADARDEPOK.COM, )

Jurnalis: Gerard Soeharly
Editor: M. Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.