Pemkot Sukabumi ‘Geber’ Vaksinasi, Targetkan Level 1

  • Whatsapp
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi
Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi saat melakukan peninjauan vaksinasi di lingkungan ke RW-an

CIKOLE – Pemerintah Kota Sukabumi terus melakukan percepatan vaksinasi Covid-19, hal tersebut agar status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 bisa turun ke level 1.

“Iya kita Istiqomah, kita masih PPKM level 2,”ujar Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi, usai menghadiri pertemuan di Kantor KPU setempat, Selasa (2/11).

Bacaan Lainnya

Status PPKM level 2 Kota Sukabumi diperpanjang hingga 15 November 2021 mendatang.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa-Bali.

“Kita berupaya untuk meningkatkan status PPKM atupun mempertahankan untuk tetap berada di level 2 dengan percepatan vaksinasi. Sebagaimana intruksi pemerintah pusat, saat ini kita tengah fokuskan vaksinasi,”katanya.

Pasalnya, kata Fahmi, untuk mendapatkan status PPKM level 1 adalah dengan peningkatan capaian vaksinasi khususnya masyarakat lanjut usia (lansia).

Dimana untuk turun ke level 1 cakupan vaksinasi lansia harus mencapai 70 persen. “Syarat turun level itu capaian vaksinasi, khususnya lansia,”katanya.

Sementara itu, Juru Bicara STTP Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana menambahkan, saat ini Pemkot Sukabumi tengah menggenjot percepatan vaksinasi melalui berbagai program.

Diantaranya, dengan menggelar vaksinasi di Puskesmas setiap hari. “Di Puskesmas kita buka layanan vaksinasi dari dari Senin samapai dengan Kamis,”katanya.

Kemudian, lanjut Wahyu, ada percepatan vaksinasi di kewilayahan setiap hari Jum’at dan Sabtu. Selain itu juga dilakukan jadwal vaksinasi terpusat di Gedung Korpri dan Gedung Juang di waktu yang saman.

“Ada juga vaksinasi dari Polres yang dilakukan dengan door to door langsung ke masyarakat,”pungkasnya. (bal)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *