Petugas Kebersihan Lembur Angkut Sampah Lebaran

RADARBEKASI.ID, BEKASI – Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, bekerja lembur hingga malam hari untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Burangkeng, selama libur Lebaran.

Hal itu dilakukan, agar sampah tidak menumpuk di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di masing-masing desa/kelurahan.

“Untuk liburnya diatur bergantian. Tapi sebenarnya petugas kebersihan tidak libur, karena harus memantau ke lapangan agar tidak ada sampah yang menumpuk,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Eman Sulaeman, kepada Radar Bekasi, Senin (9/5).

Kata dia, terhitung H-1 dan H+2, pihaknya mengatur waktu piket para petugas kebersihan.

“Tugasnya bergantian. Namun itu hanya terhitung empat hari, yakni pada H-1 dan H+2. Selanjutnya kembali bertugas seperti biasa,” terang Eman.

Ia menjelaskan, hal itu untuk menghindari adanya tumpukan sampah di lingkungan dan jalan raya. Pihaknya menyiapkan sebanyak 1.200 petugas kebersihan tetap bekerja, terdiri dari petugas penyapu jalanan (pesapon) dan sopir angkutan sampah.

Dari jumlah tersebut, petugas tersebar di enam Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan dan di TPAS Burangkeng.

Eman mengakui, meskipun banyak warga Kabupaten Bekasi yang mudik saat libur Lebaran, tapi volume sampah mengalami kenaikan sekitar 10-20 persen perhari.

“Walaupun banyak warga yang mudik, kondisi ini dipengaruhi tingginya tingkat konsumsi masyarakat saat Ramadan. Hampir setiap keluarga memasak berbagai menu makanan yang disajikan saat buka puasa atau sahur,” beber Eman.

Kondisi serupa terjadi saat libur Lebaran hingga akhir pekan.

“Kenaikan volume sampah itu, dari 480 ton perhari, meningkat mencapai 550-600 ton perhari. Data itu yang diperoleh melalui UPTD TPAS Burangkeng,” tandas Eman. (and)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.