PGRI Cianjur Imbau Guru Tetap Tenang, Terkait Wacana Penghapusan Tenaga Honorer,

PGRI Cianjur

CIANJUR Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cianjur mengimbau agar tenaga honorer tetap tenang meski terancam dihapus.

Diketahui mulai dari tahun 2023 mendatang terancam tenaga honorer termasuk guru akan dihapus oleh pemerintah pusat.

Ketua PGRI Kabupaten Cianjur H. Sukirman mengatakan, guru-guru harus tetap tenang dan melaksanakan tugasnya dimasing-masing tempat.

Pasalnya, diyakini PGRI Kabupaten Cianjur bakal memiliki solusi yang ditawarkan pihak pemerintah.

“Kami berharap kepada teman-teman tenaga honor tetap tenang dan melaksanakan tugas seperti biasa. Insya Allah, pemerintah daerah maupun pemerintah pusat akan tetap melindungi para tenaga honorer,” katanya.

Meskipun kewenangan PGRI cukup terbatas. Namun, dirinya berharap agar para guru tenaga honorer bisa menjadi prioritas dalam proses pengangkatan sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Memang kami berharap agar jangan sampai dengan adanya kebijakan atau aturan baru terkait pengapusan tenaga honorer ini, harus disikapi dengan kepala dingin, kita ikuti aturan pemerintah, dan mudah-mudahan ada solusinya,” terangnya.

Saat ini jumlah guru yang tergabung ke PGRI kurang lebjh sebanyak 9 ribu orang.

PGRI pun terus meningkatkan mutu dan kompetensi para guru yang ada.

“Alhamdulillah pada tahun ajaran 2022-2023, kami di PGRI terus berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di kalangan guru,” tandasnya. (byu/radar cianjur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.