Polda Jabar Ciduk Dua Pelaku Penyelundupan 70.000 Baby Lobster Sukabumi

  • Whatsapp
Polda Jabar saat konferensi pers soal dua terduga pelaku penyelundupan puluhan ribu baby lobster di perairan luatan lepas Selatan Sukabumi pada Jumat (23/04/2021).

SUKABUMI – Polisi Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) kembali meringkus dua pelaku yang diduga melakukan penyelundupan puluhan ribu baby lobster di perairan luatan lepas Selatan Sukabumi pada Jumat (23/04/2021) dini hari.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chanigo kepada Radar Sukabumi mengatakan, dua pelaku yang diketahui berinisial CS dan JI ini, telah diringkus petugas Polda Jawa Barat. Lantaran, mereka telah melakukan penyelundupan baby lobster tersebut dari Sukabumi Jawa Barat ke daerah Serang Banten, untuk dieskpor ke Negara Vietnam dan Singapore.

Bacaan Lainnya

“Iya, ada dua pelaku penyelundupan baby lobster telah kami tangkap sekira pukul 02.00 WIB di daerah Kecamatan Cikidang, tepatnya di Jalan Sampora, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi” kata Erdi kepada Radar Sukabumi melalui telepon selulernya pada Jumat (23/04/2021)

Lebih lanjut ia menejelaskan, penyelidik Subdit IV/Tipidter Dit Reskrimsus Polda Jabar telah mengamankan dua pelaku tersebut dengan menggunakan mobil Avansa hitam bernomor polisi B 1951 KKA yang diduga membawa benih bening lobster berlokasi di Jalan Sampora, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

“Selanjutnya petugas Subdit IV/Tipidter Dit Reskrimsus Polda Jabar langsung menangkap dua pelaku itu,” paparnya.

Selain mengamankan dua pelaku, sambung Erdi, petugas Subdit IV/Tipidter Dit Reskrimsus Polda Jabar juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya, sembilan box steropom berisikan 70.000 benih bening losbster (BBL), satu unit mobil mini bus merek Toyota Type Avanza bernomor polisi B 1651 KKA dan dua buah buah handphone Merek Opo F11 Pro warna Biru dan Merek XIOMI.

“Dari 70.000 BBL yang hendak diselundupkan dengan tujuan Negara Vietnam dan Singapore ini, setiap satu BBL-nya memiliki harga dengan berbagai ragam.

Mulai dari Rp28 ribu untuk jenis BBL mutiara dan Rp6.000 untuk jenis BBL pasir. iya, kalau dikalkulasikan semuanya mereka itu bisa mendapatkan keutungan sekitar Rp2 miliyar,” tandasnya.

Pihaknya menambahkan, saat ini, pelaku bersama barang buktinya sudah kita bawa keDirektorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Nomor 748 untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. Selain itu, atas temuan tersebut dibuat juga laporan polisi guna dilakukan penegakkan hukum lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, mereka terancam Pasal 99 Jo Pasal 92 Undang-undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan yang diubah dalam Undang-undang RI Nomor 34 tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dalam ketentuan Pasal 27 angka 5, angka 26 JO Pasal 92 Undang-undang RI Nomor 11 tentang Cipta Kerja,” pungkasnya. (den/radarsukabumi.com)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *