Ramai-ramai Bersihkan Saluran Irigasi-Plastik Hingga Popok Bayi

JAYAKERTA, RAKA – Gara-gara masyarakat kerap seenaknya membuang sampah sembarangan ke saluran air, membuat para petani di Desa Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, meradang. Pasalnya, saat mereka membersihkan saluran air yang kerap dimanfaatkan untuk mengairi sawah, terdapat banyak sampah. Diantaranya plastik dan popok bayi.
“Diperkirakan terdapat satu ton sampah yang dibersihkan petani dari saluran air itu,” ungkap Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mekarjaya, Desa Kampungsawah Arip Munawir kepada Radar Karawang, belum lama ini.
Ia melanjutkan, saat ini keridan atau gotong royong membersihkan sampah di saluran pertanian dilakukan oleh pemerintah desa maupun petani setempat. Arip berharap ada perhatian serius dari pemerintah desa untuk menanggulangi sampah.
“Masa mau keridan terus, kalau seperti itu nanti Petani yang repot karena kebiasaan warga buang sampah ke saluran pertanian,” pungkasnya.
Salah seorang petani, Ecin menyebut, sampah yang terdapat di saluran air tersebut merupakan sampah rumah tangga, dan jenisnya pun beragam mulai dari plastik hingga popok bayi. Ecin mengaku keberatan kalau harus mengangkat sampah seperti popok. “Ribet kalau harus ngangkat sampah popok, soalnya berat kalau basah,” katanya yang juga ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Ia melanjutkan, sampah yang dibersihkan para petani ini diduga sampah yang berasal dari hulu yang melewati pemukiman Dusun Pasar dan Dusun Puloharapan, Desa Kampungsawah. “Sampah yang masuk ke lahan pertanian ini seperti Tempat Pembuangan Sampah (TPS),” ujarnya. (mra)

Artikel Ramai-ramai Bersihkan Saluran Irigasi<br>-Plastik Hingga Popok Bayi pertama kali tampil pada Radar Karawang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.