Siap-Siap Hadapi Puncak Arus Balik Sabtu dan Minggu Besok

One Way Tol Jakarta Cikampek Dery Ridwansah 7 560x363 1 r1AoIf

RADARDEPOK.COM, YOGYAKARTA– Arus mudik berangsur-angsur melandai. Pemerintah kini bersiap menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan berlangsung pada Sabtu (7/5) dan Minggu (8/5).

Pemerintah mengklaim hajat mudik hingga salat Idul Fitri berlangsung dengan lancar, meskipun ada kemacetan di beberapa lokasi. ’’Tadi pagi juga kami pantau di semua kota, semua provinsi. Semua berjalan dengan baik, alhamdulillah,’’ kata Presiden Joko Widodo yang melaksanakan salat Idul Fitri di halaman Gedung Agung Istana Kepresidenan Jogjakarta.

Jokowi lantas menyampaikan soal operasi mudik Lebaran 2022. Menurut dia, ada beberapa kendala kecil di lapangan. Misalnya, antrean kendaraan di Pelabuhan Merak-Bakauheni beberapa hari menjelang Lebaran. Antrean itu dipicu volume kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas dermaga.

Untuk mengatasi overkapasitas itu, jumlah kapal ditambah dari sebelumnya 30-an menjadi 50-an. ’’Tapi juga belum cukup. Tambah dermaganya dua lagi, baru bisa mengurangi,’’ katanya. Jokowi menerangkan, mudik Lebaran tahun ini diikuti sekitar 85,5 juta orang. Kendaraan pemudik diperkirakan mencapai 23 juta mobil dan 17 juta motor.

Menjelang arus mudik waktu itu, Jokowi mengimbau masyarakat mudik lebih awal. Begitu pun saat arus balik nanti, Jokowi meminta masyarakat melakukan perjalanan balik lebih awal.

’’Jangan nanti arus baliknya semua di hari Sabtu dan Minggu, pasti akan terjadi titik-titik kemacetan. Terutama di tol, jalan nasional, maupun Merak-Bakauheni,’’ tuturnya.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menyatakan, pengamanan Idul Fitri tahun ini berjalan baik.

’’Alhamdulillah kami maksimalkan, meskipun memang di sana-sini ada masalah,’’ terangnya kemarin.

Pun demikian dengan Operasi Ketupat 2022. Dia memaklumi hal itu lantaran jumlah pemudik tahun ini sangat tinggi.

Versi Mahfud, lebih dari 87 juta warga pulang kampung di momen Lebaran tahun ini.

’’Itu bukan main banyaknya. Bisa terjadi misalnya banyak orang yang karena tidak mengerti pengumuman, lalu pada jam yang masih ditutup menyerbu ke pintu tol,’’ jelasnya.

Tak heran jika kemacetan terjadi. Menurut dia, kondisi itu terlihat di jalan tol trans-Jawa. Baik yang mengarah ke Merak maupun Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Mahfud menyatakan, kesiapan petugas berhasil menyelesaikan setiap persoalan.

’’Yang penting, rakyat yang mudik juga sadar bahwa ini adalah kehidupan bersama kita dan untuk ibadah,’’ ucapnya.

Dengan begitu, masalah yang muncul tak sampai memantik kerusakan.

Dia berharap keberhasilan rekayasa lalin pada arus mudik juga terjadi saat arus balik. Dua titik yang menjadi perhatian khusus pemerintah untuk ditangani adalah jalan tol Jakarta–Semarang dan penyeberangan Merak. Pada puncak mudik, di Pelabuhan Penyeberangan Merak juga sempat terjadi kepadatan akibat tingginya lonjakan pemudik.

Sementara itu, pada hari H Idul Fitri 1433 H, Senin (2/5), lalu lintas di jalan tol Jakarta–Cikampek cukup lengang saat pagi dan siang. Namun, menjelang sore, arus kendaraan yang menuju ke arah timur kembali padat. Setidaknya dari Km 38–Km 54. (jwp/rd)

Editor : Ricky Juliansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.