Warga di Cibeber Keluhkan Biaya PTSL

RADARCIANJUR.com- Masyarakat Desa Sukaraharja, Kecamatan Cibeber mengeluhkan dugaan mahalnya biaya pembuatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Selain itu warga Desa Sukaraharja juga mengeluhkan pelayanan yang belum baik yang diberikan petugas PTSL terhadap warga.

Mewakili masyarakat Desa Sukaraharja Ketua Cianjur People Movement (Cepot) Ahmad Anwar alias Ebes mengatakan, warga mengaku kecewa lantaran untuk membuat sertifikat tanah dalam program PTSL harus mengeluarkan biaya besar yakni Rp210 ribu per bidang.

“Padahal kan dalam hasil surat kesepakatan bersama 3 mentri (SKB 3 Mentri) administrasi untuk pembuatan sertifikat tanah itu hanya Rp150 ribu. Tapi ini malah harganya malah 2 kali lipat,” katanya, Jum’at (23/09/2022).

Bahkan ia sempat kesal dan marah saat petugas BPN mendatangi Kantor Desa Sukaraharja lantaran dinilai tidak profesional mengenai jam kerjanya.

“Warga sudah berkumpul dari pukul 08.00 WIB sesuai yang dijadwalkan BPN. Tapi petugas BPN malah datang pukul 11.00 WIB. Mereka tidak mikir banyak warga yang usaha untuk mencari nafkah dan waktunya harus tersita sia-sia akibat tidak tepat waktu,” ujarnya.

Ia dan warga Sukaraharja lainnya pun mengancam akan melakukan unjuk rasa ke Kantor BPN Cianjur.

Hal itu dilakukan agar pihak penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan adanya permainan PTSL di Cianjur.

“Karena masih carut marut PTSL di Cianjur, kita akan demo ke BPN Cianjur,” paparnya.

Sementara itu di konfirmasi perihal keluhannya masyarakat Desa Sukaraharja soal PTSL Kepala Seksi (Kasi) Bidang Penataan Pemberdayaan ATR/BPN Kabupaten Cianjur Arra Komara Sujana mengatakan, bahwa petugas PTSL di Desa tersebut bukan timnya.

“Terima kasih infonya, tapi saya tidak tau karena buka tim saya,” tandasnya. (byu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.