Waspada, Enam Takjil di Depok Mengandung Formalin

takjil OpPY61

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Selama Bulan Ramadan setiap pelosok Kota Depok diwarnai pedagang takjil (makanan berbuka puasa) yang dijajakan kepada masyarakat untuk dinikmati berbuka. Namun siapa sangka ada enam jenis takjil yang mengandung formalin.

Temuan tersebut setelah Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok bersama Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) melakukan pengecekan pada beberapa takjil.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Mary Liziawati membenarkan, pihaknya telah menemukan enam jenis takjil yang mengandung formalin saat memeriksa beberapa waktu lalu di Grand Depok City (GDC).

“Iya benar. Itu hasil beberapa waktu saat kami melakukan pemeriksaan,” jelasnya saat dikonfirmasi Radar Depok, Rabu (27/4).

Diterangkan Mary, enam jenis takjil yang mengandung formalin dari beberapa jenis bahan makanan, diantaranya mie kuning basah, tahu putih, dan tahu cokelat.

Lanjutnya, dari informasi yang di dapat petugas bahan makanan tersebut dibeli dari pasar tradisional, seperti Pasar Kemiri, Pasar Pucung, Pasar Cikema, hingga Pasar Cibinong.

“Itu informasi kita dapatkan langsung ya. Pastinya kami akan melakukan pencegahan,” tegas Mary.

Pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) dengan melalui inspeksi kesehatan lingkungan.

Dengan melakukan peningkatan pengetahuan terkait keamanan pangan seperti penyuluhan hygiene sanitasi pangan dan pelatihan hygiene sanitasi pangan pada TPP di Kota Depok.

“Ini masuk dalam program Kelas Pelatihan Pangan Aman Online Kota Depok,” kata Mary.

Diketahui ada 22 makanan yang dijadikan sample Dinkes bersama BPOM untuk dilakukan pemeriksaan, dari makanan tersebut hasilnya ada enam makanan yang positif kandung formalin.

Dengan ditemukannya makanan yang mengandung formalin, Dinkes akan kembali menggandeng Loka POM Bogor untuk melalukan inspeksi ke berbagai lokasi penjajak makanan.

“Sasaran kami selanjutnya yaitu sekolah-sekolah, karena jelas ini sangat berbahaya bagi kesehatan, apalagi anak-anak,” tandasnya. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.