Wisata Sejarah Kota Bekasi yang Hampir Dilupakan

Gedung Juang 45
Gedung Juang 45

Kota Bekasi merupakan salah satu kabupaten kota yang terletak tidak jauh dari pusat kota Jakarta. Bekasi memiliki daya tarik nya tersendiri di mata para pengunjung nya. ada berbagai keunggulan yang di miliki kota Bekasi ini yang juga menjadi tonggak sejarah berdiri nya kota ini. Sejumlah bangunan sejarah dan kini yang mulai terlupakan khusus nya juga generasi muda yang kini sudah tidak begitu menyukai wisata kuno.

Gedung Juang 45

Kamu bisa menambah wawasan jika kamu berkunjung ke kota bekasi yaitu gedung juang 45 atau dikenal dengan Geung Tinggi oleh warga setempat memiliki gaya bangunan eropa seperti layaknya bangunan Belanda. Pada masa kemerdekaan gedung ini dijadikan pusat komando pertahanan ketika beribu kota Yogyakarta. Pernah juga menjadi sebagai tempat perundingan tukar tawanan antara Belanda dan Indonesia.

Desa Saung Ranggon

Saung ini berada di desa Cikedokan, yang mana desa ini memiliki arti penyamaran karena kala itu daerah ini adalah daerah penyamaran dari kejaran penjajah Belanda. Saung ini adalah basis perjuangan rakyat atau masyarakat Bekasi pada pemerintah kolonial Hindia Belanda. Bangunan ini merupakan bangunan kebanggaan masyarakat dan bangunan tertua disekitar Cikarang Barat dan bahkan di kota Bekasi karena telah berdiri tahun 1821 M.

Gedong Papak

Destinasi wisata yang tidak kalah menarik di Bekasi yaitu gedong papak yang berada di jalan Ir. Juanda no. 157 ini, menjadi salah satu tujuan banyak pengunjung di kota Bekasi ini. Bangunan Cagar Budaya di Kota Bekasi menggambarkan perjuangan rakyat dari zaman ke zaman. Berdiri 1930 an dan didirikan oleh Lee Guan Chin. Lee Guan Chin seseorang yang setia kepada rakyat Bekasi kala itu sehingga ia memberikan gedung ini kepada KH.Noer Ali untuk dijadikan markas perjuangan rakyat Bekasi dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.